Ahli : “ Larangan Mudik Harus Komprehensif “

Palembang Sonora – Pemerintah mengeluarkan larangan mudik pada tanggal 6 – & Mei 2021 dalam rangka mengantisipasi melonjaknya angka kasus positf covid-19 pasca Lebaran 1442 H. Tenaga Ahli Satgas Covid-19 Sumsel, Prof. DR.dr. Yuwono,M.BIOMED kepada Sonora (26/04/2021) mengatakan bahwa larangan tersebut akan efektif bila bersifat komprehensif tidak parsial termasuk melarang warga India masuk ke Indonesia. Sebab kemungkinan masuk virus corona jenis baru lebih besar.

“ berharap larangannya komprehensif. Mudik boleh tapi wisata boleh. Orang India yang punya duit akan kabur ke Indonesia, tolong larangan digodok secara keseluruhan, kedua harus dipilah-pilah. Kasus covid di Indonesia 65% ada dijawa, di Sumsel hanya 1 %, artinya mestinya larangan tidak berlaku didalam Sumsel karena sirkulasi virus hanya 1 %, tapi dari jawa tidak boleh kesini, jelas. Efektif larangannya tapi perlu ditambah dengan larangan warga India masuk ke Indonesia, karena mereka bisa bawa virus. 3 varian baru di Indonesia confirm dari wuhan, jangan sampai nambah lagi dari india,” tukasnya.

Ia menambahkan warga Indonesia juga selalu korporatif terutama dalam menjalankan prokes, selain itu warga kita juga memiliki kebiasaan beraktifitas diluar dan menjaga kebersihan terutama saat berwudhu.

“ warga kita mudah dikasih tahu, nurut. Kita juga punya lahan yang luas sehingga gampang sekali menerapkan jaga jarak. Juga ketika berwudhu sebetulnya sudah membersihkan diri dari kotoran,” ujarnya.

Ia mengatakan wabah corona akan masih terus berlangsung hingga empat sampai lima tahun lagi, artinya harus menyediakan energi yang cukup dengan cukup istirahat, makan cukup, gerak cukup, positif thinking dan taat pemerintah, serta menjaga imunitas.

 

Penulis : Jati / Endah

Sumber foto : google

 



Leave a Reply