- October 10, 2024
- Posted by: Bayu Prabowo
- Category: Artikel, Berita Lokal, ekonomi & bisnis, Informasi
Sonora Palembang – Dalam dunia yang semakin digital, perusahaan-perusahaan di berbagai sektor berupaya meningkatkan layanan mereka dengan memanfaatkan teknologi. Salah satu langkah inovatif datang dari PT PLN (Persero), yang meluncurkan fitur Swacam melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur ini memungkinkan pelanggan untuk mencatat meteran listrik secara mandiri dengan menggunakan kamera ponsel mereka. Langkah ini tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan akurasi pencatatan, tetapi juga memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mengelola tagihan listrik mereka. Dengan ini, PLN berkomitmen untuk memberikan layanan yang lebih baik dan lebih transparan kepada pelanggan.
Mengapa Pencatatan Mandiri Diperlukan?
Pencatatan meteran listrik merupakan salah satu tugas penting dalam pengelolaan layanan listrik. Biasanya, pencatatan ini dilakukan oleh petugas yang ditugaskan untuk mencatat angka yang tertera di meteran. Namun, metode ini sering kali rentan terhadap kesalahan. Faktor human error, seperti ketidakmampuan petugas untuk mengakses meteran karena berbagai alasan, dapat menyebabkan ketidakakuratan yang berujung pada tagihan yang tidak sesuai.
Dengan peluncuran fitur Swacam, pelanggan kini memiliki kendali lebih besar atas pencatatan meteran mereka. Fitur ini dirancang untuk memberikan alternatif yang efisien dan akurat dalam proses pencatatan. Pelanggan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada petugas untuk mencatat penggunaan listrik mereka. Sebaliknya, mereka dapat melakukannya sendiri, yang tentu saja meningkatkan transparansi dan kepercayaan terhadap layanan yang diberikan oleh PLN.
Transformasi Digital PLN melalui Fitur Swacam
Menurut Iwan Arissetyadhi Manager Komunikasi & TJSL PLN UID S2JB, Berawal dari pandemi Covid 19, dimana petugas mengalami kesulitan untuk melakukan pembacaan meter di rumah pelanggan dikarenakan persil tertutup (pagar terkunci, meteran didalam rumah dan anjing galak) sehingga terjadi ketidaksesuaian angka di fisik meteran dengan angka stand yang tertagih (kurang tagih/lebih tagih) yang mengakibatkan kepuasan pelanggan menjadi menurun.
“Berawal saat pandemi Covid19 petugas kami kesulitan melakukan pembacaan meter di rumah pelanggan karena rumah pelanggan terkunci sehingga pembacaan meter menjadi terkendala yang mengakibatkan kepuasan pelanggan menurun, “ ungkap Iwan.
Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, PT PLN (Persero) terus berinovasi dengan meluncurkan fitur Swacam yang tersedia pada aplikasi PLN Mobile. Fitur Swacam ini memungkinkan pelanggan pasca bayar untuk mencatat angka kWh meter secara mandiri dengan cara mengunggah foto meteran listrik dirumah melalui fitur Swacam PLN Mobile.
“Inovasi yang dilakukan PLN dengan meluncurkan fitur Swacam pada aplikasi PLN Mobile memungkinkan pelanggan pasca bayar untuk mencatat kWh meter secara mandiri dengan mengunggah foto meteran listrik setiap tanggal 24 sampai dengan tanggal 27 setiap bulannya,” jelas Iwan.
Ia menambahkan, fitur ini juga memberikan kemudahan bagi pelanggan yang ingin memantau penggunaan listrik secara lebih mandiri. Pelanggan bisa melihat langsung angka meteran listrik setiap bulan dan memastikan bahwa tagihan yang diterima sesuai dengan konsumsi riil.
Penerapan Fitur Swacam di Lapangan
Di lapangan, penerapan fitur ini telah membawa dampak positif, seperti yang diungkapkan oleh Teddy Triadi Manajer PLN Unit Layanan pelanggan (ULP) Wilayah Kenten, Sumatera Selatan. Menurutnya, sejak diperkenalkan Swacam pelanggan sangat merasa terbantu dengan adanya fitur swacam di PLN mobile, terutama pelanggan – pelanggan yang ingin menjaga privasi lingkungan rumahnya.
“Sebelumnya, banyak pelanggan kami terutama di perumahan mewah yang sangat tertutup dan sulit ditemui oleh petugas, dengan fitur swacam ini privasi mereka tetap terjaga, pelanggan langsung mengambil foto meteran mereka sendiri sehingga angka yang diinput lebih akurat,” ungkap Teddy.
Ia juga menyebutkan bahwa proses pencatatan manual oleh petugas tetap dilakukan di setiap lokasi Rute Baca Meter (RBM) yang menjadi kewajibannya dan dengan fitur Swacam Fitur swacam ini sangat membantu untuk pencatatan meter pelanggan-pelanggan yang pagarnya kerap terkunci atau pelanggan yang memelihara hewan yang menyebabkan petugas BILLER kesulitan menjangkau kwh Meter untuk mendapatkan angka stand kwh meter.
Teddy menambahkan dengan adanya fitur swacam di aplikasi PLN Mobile sangat berpengaruh dalam penurunan keluhan pelanggan terkait pelanggan listrik, terutama untuk pelanggan – pelanggan yang sulit dijangkau oleh petugas.
Pengalaman Pelanggan dengan Fitur Swacam
Salah satu pelanggan yang telah menggunakan fitur Swacam adalah Sjahrulluddin, warga Kenten Palembang. Ia mengaku sangat terbantu dengan fitur Swacam ini. Awalnya, Sjahrulluddin merasa tidak percaya, tetapi setelah mencobanya, ia menyadari bahwa proses pencatatan sangat mudah. “Saya hanya perlu mengambil foto meteran listrik, lalu mengunggahnya ke aplikasi. Sekarang saya lebih yakin bahwa tagihan saya sesuai dengan penggunaan listrik di rumah,” ujarnya.
Sjahrulluddin juga menambahkan bahwa fitur ini sangat berguna ketika tidak ada orang di rumah saat petugas datang untuk mencatat meteran. “Dulu saya harus memastikan ada orang di rumah, tetapi sekarang saya bisa melakukannya sendiri, ini lebih praktis,” ungkapnya. Pengalaman positif seperti ini menunjukkan bahwa fitur Swacam tidak hanya bermanfaat bagi PLN, tetapi juga memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi pelanggan.
Tantangan dalam Penggunaan Fitur Swacam
Meski memiliki banyak manfaat, penerapan fitur Swacam tidak sepenuhnya tanpa tantangan. Beberapa pelanggan mungkin merasa kesulitan karena belum memiliki smartphone atau spesifikasi smartphone yang tidak bisa menjalankan aplikasi PLN Mobile.
“Selama kami melakukan sosialisasi, baik itu secara door to door atau secara kolektif di balai pemerintahan, kesulitan yang kerap dihadapi adalah kondisi – kondisi tertentu dimana ada pelanggan belum mempunyai smartphone, OS atau Spek HP (RAM/Memori) yang yang tidak sesuai dengan aplikasi PLN Mobile, hingga pelanggan dengan usia tertentu yang belum terlalu akrab atau merasa kesulitan menjalankan aplikasi digital,” ujar Teddy.
Sementara itu, Iwan Arissetyadhi juga menambahkan bahwa PLN terus berupaya meningkatkan penggunaan fitur swacam oleh pelanggan PLN UID S2JB, di tahun 2024 ditargetkan sebesar 20% atau sebanyak 346.358 pelanggan pascabayar dari total 1.715.239 pelanggan pascabayar di wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu. Dengan ini, PLN berharap proses pencatatan meter dapat lebih akurat dan efisien. Selain itu, fitur Swacam juga menawarkan pengalaman kepada pelanggan dengan terlibat secara aktif dalam memastikan angka transaksi penggunaan listrik di rumahnya sendiri, sehingga pelanggan merasa keyakinan akan transaksi yang transparan diharapkan semakin meningkatkan kepuasan pelanggan.
Iwan menambahkan caranya cukup mudah jika pelanggan yang ingin menggunakan fitur Swacam dalam aplikasi PLN mobile.
“Caranya cukup sederhana unduh dan Instal aplikasi PLN Mobile secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store, kemudian pastikan Anda mendaftar atau masuk menggunakan nomor ID pelanggan atau nomor meteran yang terdaftar, pilih fitur Swacam untuk memulai pencatatan, pastikan pencahayaan cukup dan foto angka pada meteran listrik diambil dengan jelas, unggah foto melalui aplikasi dan sistem akan melakukan verifikasi otomatis, dengan proses yang mudah ini, pelanggan bisa mencatat meteran listrik sesuai tanggal yang sudah ditentukan, tanpa harus menunggu kunjungan petugas PLN, “ jelas Iwan.
Upaya PLN untuk Meningkatkan Fitur Swacam
Iwan Arissetyadhi menyatakan bahwa PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan fitur Swacam berdasarkan umpan balik dari pelanggan. “Kami menerima berbagai masukan, dan fitur ini akan terus kami kembangkan agar semakin memudahkan pelanggan,” ujarnya. PLN juga berencana untuk melakukan pembaruan berkala pada aplikasi, dengan memperhatikan kebutuhan dan harapan pelanggan.
Masa Depan Fitur Swacam dan Inovasi Digital PLN
Fitur Swacam yang diluncurkan oleh PLN melalui aplikasi PLN Mobile merupakan langkah positif menuju pelayanan yang lebih baik dan efisien. Dengan memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam pencatatan meteran listrik, PLN tidak hanya meningkatkan akurasi data, tetapi juga membangun kepercayaan dan transparansi.
Dengan dukungan teknologi dan partisipasi aktif dari pelanggan, PLN yakin bahwa fitur Swacam dapat menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan layanan listrik di Indonesia. Melalui inisiatif ini, PLN berharap dapat menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi semua pihak, baik dari sisi penyediaan layanan maupun pemanfaatan energi yang lebih efisien.
Penulis Achmad Aulia
Poto Koleksi Pribadi
