Kunjungan Perdana Konsul India ke Palembang Dorong Kolaborasi Perdagangan dan Pendidikan

Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, melakukan kunjungan perdananya ke Palembang setelah tiba di Indonesia sehari sebelumnya. Kehadiran beliau di Kota Pempek difokuskan untuk memperkuat hubungan India dan Indonesia, khususnya dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Ikatan Keluarga Keturunan India Indonesia (IKKII) Palembang, yang pada malam sebelumnya menggelar pelantikan ketua organisasi untuk periode kedua. Dalam acara itu, Konsul Jenderal bertemu dengan sejumlah tokoh daerah, termasuk Prof. Tarmizi dari Biro Organisasi Setda Provinsi Sumsel serta Wakil Ketua DPRD Palembang Muhammad Hidayat, yang merupakan salah satu tokoh keturunan India di Palembang.
Dalam pertemuannya, Konsul Jenderal menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India masih sangat terbuka untuk terus dikembangkan. Ia menjelaskan bahwa jarak antara Aceh dan Kepulauan Andaman & Nicobar (India) hanya sekitar 150 kilometer, sehingga interaksi perdagangan dan budaya antarwilayah dapat lebih mudah dibangun.
“India merupakan negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia, dan banyak sektor yang bisa dikembangkan bersama Indonesia, termasuk Sumatera Selatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, karakter ekonomi India sangat mirip dengan Sumatra yang sama-sama memiliki kawasan ekonomi khusus dan fasilitas perdagangan bebas.

Berdasarkan data Januari–September 2025, nilai ekspor Sumatera Selatan ke India tercatat mencapai USD 400 juta. Angka ini dinilai signifikan dan diproyeksikan terus meningkat.
Sejumlah sektor telah menjadi fokus kerja sama, seperti teknologi, pendidikan, dan komoditas industri. Konsulat India juga telah membawa dua delegasi bisnis dari India untuk menjajaki peluang perdagangan di Sumatera.

“Ke depan, kami ingin delegasi bisnis dari Sumsel juga dapat berangkat ke India, sehingga mereka bisa melihat peluang investasi secara langsung,” jelasnya.

Sejauh ini, Konsulat Jenderal India di Medan telah melaksanakan berbagai program di sejumlah provinsi, antara lain pemberangkatan ASN dari Provinsi Sumatera Utara, Provinsi  Sumatera Barat, Provinsi  Jambi, dan Provinsi  Bengkulu untuk mengikuti pelatihan di India,  penyelenggaraan India Food Festival di berbagai kota sebagai upaya promosi budaya dan kuliner, kolaborasi perdagangan bersama Kamar Dagang dan Industri di seluruh Sumatera dan peningkatan pariwisata, di mana wisatawan India yang datang ke Indonesia tahun lalu mencapai lebih dari 900.000 orang.

Konsul menyebut bahwa kegiatan serupa siap digelar di Palembang apabila terdapat mitra dan undangan resmi dari pemerintah daerah atau institusi lokal.
Konsul Jenderal juga memaparkan peluang besar di bidang pendidikan. Pemerintah India memberikan banyak beasiswa universitas dan institut, di mana mahasiswa dari Sumsel dapat mendaftar tanpa dibatasi pilihan kampus.Seleksi beasiswa dilakukan langsung oleh universitas di India, bukan oleh Konsulat.

“Mahasiswa dapat memilih kampus sesuai minat, dan aplikasi akan diseleksi langsung oleh pihak universitas,” jelasnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai potensi kerjasama dengan Universitas Negeri di Sumatera Selatan, konsul menegaskan bahwa peluang tersebut terbuka lebar. Program pemagangan untuk mahasiswa missal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Ilmu Hubungan Internasional dinilai sangat mungkin dijalankan pada tahun 2026, dengan catatan terdapat permohonan kerja sama secara resmi dari pihak universitas.

Dalam sesi tanya jawab, muncul pertanyaan mengenai alasan Sumatera Selatan belum sering disebut dalam program kerja sama, dibanding Sumut, Jambi, atau Sumbar dan Bengkulu. Menjawab hal itu, Konsul menyampaikan bahwa sebagian besar program terlaksana karena provinsi tersebut aktif mengirim undangan dan proposal kerjasama. Sementara di Sumsel, undangan resmi masih relatif sedikit.

“Sumatera Selatan bukan tidak diprioritaskan. Kami justru sangat terbuka jika pemerintah daerah atau organisasi di Palembang mengajukan kerja sama,” tegasnya.

Menutup kunjungan, Konsul Jenderal India menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan kedua negara, terutama di wilayah Sumatera Selatan. Beliau siap memfasilitasi kolaborasi di bidang perdagangan, Pendidikan, kebudayaan, pariwisata dan pertukaran profesional dan ASN.

“Kami akan menyambut setiap undangan, proposal, atau inisiatif dari pemerintah dan institusi di Sumatera Selatan. Kami siap bekerja sama untuk memperkuat hubungan India dan Indonesia,” tutupnya.

Penulis : Dina Apriana
Sumber Foto : Koleksi Pribadi


Leave a Reply