Agar Tidak Tertipu Investasi Bodong, Berikut Tips Membeli Properti

Palembang Sonora – Nata Susanto, Marketing Director Royal Resort Residence kepada Sonora (22/12/2021) mengatakan bahwa bisnis property saat pandemic tertolong dengan adanya kebijakan pemerintah seperti dp 0%,adanya BPHTB, serta PPN 10% di nolkan.

“ Stimulus yang baik sehingga sector property sangat tertolong,” ujarnya.

Ia menambahkan di tahun 2020-2021 penjualan property ada peningkatan sebesar 30% sebab ditopang dari penjualan online serta adanya stimulus dari pemerintah. Masyarakat saat ini sebelum mencari rumah, mereka akan mencari informasi terlebih dahulu di online, oleh sebab itu pihaknya memperbanyak iklan di online dan mempermudah masyarakat mendapatkan informasi lewat online.

“ Juga untuk mempermudah survey, dengan handphone mereka bisa melihat fasilitas yang tersedia sesuai tipe rumahnya,” tukasnya.

Di tahun 2022 nanti menurutnya sektor property akan meningkat lagi, ia berharap akan diperluas lagi tidak hanya rumah ready stock saja yang mendapat subsidi, tetapi rumah yang sedang dibangun juga bisa mendapatkan subsidi. Sumsel merupakan salah satu daerah yang memiliki serapan untuk rumah subsidi cukup tinggi, bahkan perumahan menengah keatas juga sangat baik. Kareakter pembelinya adalah karyawan BUMN, PNS juga petani karet dan sawit.

‘ sumsel banyak dari hasil alam, jadi minim dampak krisis,” tukasnya.

Berbicara perumahan ada 3 hal yang perlu diperhatikan agar tidsak tertipu investasi bodong. Pertama adalah perhatikan legalitas, kedua perhatikan konsep pengembangnya dan ketiga perhatikan pengalaman pengembang.

“ Mengecek jangan hanya visual saja, produk atau unitnya saja. Sebelum membeli Tanya dulu surat-suratnya, sertifikat, IMB, PBB. Tiga produk ini penting, harus ditanya , harus jeli. Jika ragu jangan dibeli karena membeli property bukan membeli rumah  atau lingkungannya saja, tapi suratnya. Bila surat tidsak ada apa yang kita beli?,” ujarnya.

Penulis : jati

Sumber foto : koleksi pribadi



Leave a Reply