- July 28, 2021
- Posted by: Bayu Prabowo
- Category: Artikel
PALEMBANG SONORA – Angka Bed Occupation Rate (BOR) di Provinsi Sumatera Selatan yang tidak menentu (fluktuatif) saat ini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sebelumnya angka BOR Sumsel pernah menembus angka 79 persen, namun secara bertahap mengalami penurunan dan hari Senin (26/07) kemarin berada di angka 74 persen yang artinya dibawah angka BOR nasional.
Menanggapi hal ini, Gubernur Sumsel, Herman Deru membeberkan fluktuatifnya angka BOR di Sumsel disebabkan tingginya keinginan masyarakat melakukan 3 T (Testing, Tracing dan Treatment) yang membuat kasus positif Covid-19 ikut mengalami peningkatan, membuat masyarakat berbondong-bondong melakukan isolasi di rumah sakit.
“Ada kesadaran yang luar biasa dari masyarakat untuk melakukan 3T sehingga angka kasus di Sumsel terbilang tinggi, dan ketika disuruh melakukan isoman masyarakat pun berbondong-bondong mendatangi rumah sakit sehingga angka BOR di Sumsel bersifat fluktuatif,” katanya, Rabu (28/07).
HD pun menjamin saat ini BOR rumah sakit di Sumsel tidak lagi mengkhawatirkan dikarenakan menurunnya angka BOR serta upaya penambahan tempat tidur di beberapa rumah sakit di Sumsel.
“Untuk penambahan ruang kamar terus kita lakukan, namun yang tidak kalah penting yakni penambahan IGD yang juga harus kita lakukan di beberapa titik rumah sakit,” ungkapnya.
HD mengungkapkan, sebagai upaya menekan lonjakan angka BOR di rumah sakit, Pemprov Sumsel saat ini menyediakan 570 kamar untuk pasien Covid-19 bergejala ringan yang ingin melakukan isolasi mandiri.
“Pemprov Sumsel saat ini telah menyiapkan 3 tower di Wisma Jakabaring dengan total 300 kamar, dan di Asrama Haji ada 270 kamar, jadi total ada 570 kamar. Jadi untuk Kabupaten di Sumsel yang tidak punya tempat isoman silahkan kirim saja ke Palembang, karena ini tempatnya sangat layak, tenaga medis kompeten, dann makan ditanggung. Jadi kita sangat responsif akan hal ini, kalaupun yang isoman mau dijemput kita jemput, akan kita siapkan ambulance khusus untuk menjemput,” tutupnya.
Penulis : Fernando Oktareza
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
