Berikut 6 Hal yang Membatalkan Wudhu

PALEMBANG SONORA – Berwudhu merupakan salah satu syarat sah salat yang harus dilakukan oleh umat Islam. Berwudhu berarti menyucikan diri dari najis agar tubuh menjadi bersih, sehingga siap untuk melakukan ibadah.

Namun perlu diketahui, terdapat beberapa hal yang dapat membatalkan wudhu. Hal ini harus diketahui oleh seluruh umat Islam untuk memastikan ia masih punya wudhu saat sholat. Sebab jika wudhunya batal, otomatis sholatnya menjadi tidak sah.

Menurut Ustadz Khalid Basalamah melalui kanal YouTube DAKWAHSUNNAH.TV, berikut 5 hal yang dapat membatalkan wudhu :

1. Keluarnya sesuatu melalui qubul dan dubur

Keluarnya benda apa pun melalui dua jalan qabul (kemaluan) dan dubur (pantat), semuanya membatalkan wudhu. Baik itu berupa angin (kentut), air seni, darah, maupun kotoran.

2. Kentut

Kentut juga dapat membatalkan wudhu karena telah mengeluarkan sesuatu berupa (angin) dari dubur.

3. Hilang Kesadaran

Hilangnya akal atau kesadaran juga membuat wudhu batal. Baik karena mabuk, pingsan, gila atau meminum obat-obatan.

4. Tidur

Tidur pulas, yakni tidur berbaring (terlentang), membuat wudhu batal. Sedangkan tidur dalam kondisi duduk dengan pantat menempel tempat duduk, ia tidak membatalkan wudhu, karena masih setengah sadar dan mudah dibangunkan.

5. Meraba Kemaluan

Meraba kemaluan juga dapat membatalkan wudhu, baik menyentuh milik sendiri atau milik orang lain. Sebagaimana sabda Rasulullah:

مَنْ مَسَّ ذَكَرَهُ فَلَا يُصَلِّي حَتَّى يَتَوَضَّأَ

“Barangsiapa menyentuh kemaluannya maka janganlah ia mengerjakan sholat hingga ia wudhu terlebih dahulu.” (HR. An Nasa’i dan Tirmidzi)

6. Memakan Daging Unta

Memakan daging unta atau seluruh bagian tubuh unta juga dapat membatalkan wudhu. Sebagaimana dulu Rasulullah pernah ditanya, “Apakah harus berwudhu setelah makan daging unta ? Lalu Rasulullah menjawab, Iya” (HR Muslim).

Sedangkan meminum susu unta, lanjut Ustad Khalid, hal tersebut tidak membatalkan wudhu. Karena Rasulullah pernah menyuruh sekelompok orang meminum susu unta lalu Rasulullah tidak memerintahkan mereka untuk berwudhu (HR Muttafaq Alaih).

 

Penulis : Fernando Oktareza

Sumber Foto : Koleksi Pribadi



Leave a Reply