Berikut 9 Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Shalat Jum’at

PALEMBANG SONORA – Sholat Jum’at merupakan aktivitas ibadah shalat wajib yang dilaksanakan secara berjama’ah bagi lelaki muslim setiap hari Jumat yang menggantikan salat zuhur.

Maka dari itu, sebagai lelaki muslim sudah sewajibnya melakukan ibadah shalat ini dengan maksimal dan penuh kekhusyukan. Namun, sebagai makhluk yang tak luput dari kesalahan, seringkali kita melakukan hal-hal yang tak perlu dilakukan ketika mengerjakan Sholat Jum’at.

Dilansir dari kaltim.tribunnews.com, berikut 9 kesalahan yang sering dilakukan dalam Sholat Jum’at :

1. Tidak menyimak khutbah Jumat

Diwajibkan bagi kita mendengar khutbah Jumat dengan hikmat.

Kita tak boleh bicara saat khutbah sedang berlangsung.

Rasulullah SAW bersabda:

Siapa yang bicara di hari Jumat ketika imam sedang khutbah, maka dia seperti keledai yang mengendong barang bawaan.

Sementara orang yang mengatakan diam, maka tidak ada jumat baginya.

2. Jual beli ketika Sholat Jumat

Mayoritas ulama berpendapat, jual beli sejak azan Jumat mulai berkumandang adalah haram.

Allah SWT dalam Al Quran surah Al Jumuah berfirman:

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum’at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

3. Bekerja saat sedang Sholat Jumat

Seringkali pekerjaan kita belum selesai ketika azan Jumat berkumandang.

Namun tidak ada alasan untuk tak bergegas menghadiri Solat Jumat.

4. Terlambat datang ketika Sholat Jumat

Seringkali kita melihat ada orang masbuk saat Sholat Jumat.

Ada juga yang datang ke masjid saat iqamah dikumandangkan.

Padahal Rasulullah SAW sudah menjanjikan keutamaan untuk mereka yang datang lebih awal untuk Sholat Jumat.

Rasulullah SAW bersabda:

Apabila hari Jumat tiba, maka akan ada para malaikat di setiap pintu masjid.

Mereka akan mencatat setiap orang yang datang dari pertama lalu berikutnya dan berikutnya.

Hingga ketika imam telah naik di mimbarnya para malaikatpun menutup catatan-catatannya lalu mereka ikut mendengar khutbah.

Demikian termaktub dalam hadits riwayat Imam Bukhari.

5. Melangkahi pundak jamaah yang duduk berdampingan

Saat datang ke masjid untuk Sholat Jumat, kita tak jarang melihat orang yang melewati jamaah lain untuk maju ke shaf depan.

Ketika akan menuju shaf yang kosong itu, ada yang kemudian melangkahi pundak jamaah lain untuk menuju tempat tersebut.

Ternyata, tindakan semacam ini dilarang Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW menyebutnya sebagai perbuatan yang mengganggu.

Abdullah bin Busr ra menceritakan, ada seorang yang melangkahi pundak-pundak jamaah ketika Jumatan.

Sementara Rasulullah SAW sedang menyampaikan khutbah.

Lalu Nabi SAW memerintahkan orang ini untuk duduk, karena mengganggu.

6. Duduk memeluk lutut saat khutbah

Duduk dalam posisi ini dilarang Rasulullah SAW.

Sahl bin Mu’adz dari bapaknya (Mu’adz bin Anas Al-Juhaniy), ia berkata:

“Rasulullah SAW melarang duduk dengan memeluk lutut saat imam sedang berkhutbah .” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud).

7. Memakai pakaian seadanya dan tidak menggunakan parfum

Saat Sholat Jumat, seseorang dianjurkan untuk menggunakan parfum dan mengenakan pakaian terbaik.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang mandi pada hari Jum’at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian salat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum’at”. (HR. Bukhari).

8. Tidak mandi Sunnah Jumat

Mandi sebelum Sholat Jumat hukumnya adalah sunnah.

Terutama untuk yang akan melaksanakan Sholat Jumat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa saja yang menghadiri shalat Jum’at di antara kalian, maka mandilah,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sebagian ulama berpendapat mandi sebelum Sholat Jumat adalah wajib dan sebagian lain menyatakan sunnah.

9. Langsung duduk ketika masuk masjid

Kita dianjurkan Sholat dua rakaat sebelum duduk di masjid pada hari Jumat.

Hal itu sesuai tuntunan Rasulullah SAW:

“Barang siapa yang mandi pada hari Jum’at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian salat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum’at”. (HR. Bukhari).

 

Penulis : Fernando Oktareza

Sumber Foto : Koleksi Pribadi



Leave a Reply