- January 9, 2023
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: ekonomi & bisnis
Palembang Sonora – Helm merupakan aksesoris resmi yang harus di pake ketika berkendara untuk melindungi kepala dan meminimalizir terjadinya kecelakaan . Menggunakan helm membantu pengendara motor untuk terhindar dari debu, dan kotoran saat mengendarai serta agar terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan. Helm merupakan alat yang wajib digunakan ketika berkendara .Penggunaan helm sendiri sudah menjadi peraturan pemerintah yang wajib dipatuhi bagi semua pengguna kendaraan bermotor.
Jenis – Jenis Helm
- Helm Half Face
Helm half face merupakan helm kekinian yang memiliki bentuk dan tampilan menarik. Fungsi helm ini yaitu sebagai pelindung bagian tempurung kepala. Helm ini juga dilengkapi dengan kaca yang dapat melindungi bagian wajah.
Helm dengan model dan bentuk seperti ini sangat mudah untuk digunakan dan mudah untuk dilepas. Bisa di gunakan untuk berkendara jarak dekat dan jauh seperti ke kantor , sekolah dan aktivitas sehari hari.
- Helm Modular/Touring
Helm modular merupakan jenis helm yang merupakan perpaduan antara helm half face dengan helm full face. Helm modular memiliki bentuk dan model yang sangat mirip dengan helm full face . Sangat cocok di gunakan ketika berkendara jauh dan touring.
- Helm Full Face
Berbeda dengan helm half face, helm full face ini merupakan jenis helm yang memiliki bagian pelindung kepala secara menyeluruh. Helm jenis full face ini dapat digunakan ketika berkendara yang memiliki kecepatan tinggi atau cocok untuk berpergian jarak jauh. Bentuknya yang menutup semua bagian kepala membuat helm ini dapat dianggap sebagai helm yang ampuh untuk menjaga keselamatan ketika berkendara. Helm full face ini digunakan di jalan yang beraspal atau biasa di gunakan untuk jalan di sirkuit balapan. Helm ini biasanya digunakan saat mengendarai motor sport full fairing. Para pembalap motor banyak yang menggunakan helm dengan jenis seperti ini karena sangat aman.
Mengingat pentingnya peran helm bagi keselamatan pengendara, berikut ini beberapa tips memilih helm motor yang aman dan nyaman :
- Pastikan Helm sudah ada lebel SNI ( Standar Nasional Indonesia)
SNI atau Standar Nasional Indonesia adalah standar yang dipakai untuk memastikan bahwa helm motor sudah lolos uji keselamatan. Pastikan helm motor dibeli tidak abal-abal dan memiliki logo SNI. Helm motor yang sudah lulus uji keamanan tingkat internasional, biasanya akan ada tiga logo sekaligus yaitu SNI, DOT (standar dari Amerika Serikat), dan JIS (standar dari Jepang).
- Pilihlah Helm yang sesuai dengan ukuran kepala agar nyaman dipakai
Helm yang terlalu kecil atau terlalu besar akan membuat terasa kurang nyaman saat berkendara. Rasa kurang nyaman ini akan membuat jadi susah berkonsentrasi saat membawa motor, jadi pastikan ukuran helm yang dipakai tidak longgar dan tidak terlalu sempit di kepala.
Cara gampang untuk mengecek apakah ukuran helm sudah pas dikepala adalah dengan mencobanya langsung. Kalau pelipis terasa sakit, berarti helm terlalu kecil dan harus diganti dengan ukuran yang lebih besar. Namun, pastikan helm tidak terlalu longgar karena helm yang longgar tidak akan memberikan perlindungan optimal saat terjadi benturan.
- Pilih Helm yang memiliki fitur keamanan seperti kaca pelindung dan tali pengikat
Kaca atau visor pada sebuah helm memiliki peran yang sangat penting bagi kepala kita. Terutama melindungi mata dari debu atau benda-benda lain yang beterbangan di jalan. Warna kaca (Visor) kaca helm pada umumnya memiliki 4 jenis warna yaitu hitam, pelangi, silver, dan putih transparan. Kualitas dari kaca visor ditentukan dari material yang digunakan, umumnya visor yang berkualitas tinggi adalah yang terbuat dari material Polycarbonate.
Semua helm SNI wajib dilengkapi dengan tali pengikat atau retention system yang kuat. Retention system berfungi untuk mengikat helm di kepala agar tidak goyang atau terlepas dari kepala saat berkendara.
- Pastikan busanya empuk dan tahan lama dipakai meskipun rutin dicuci
Busa (Comfort Liner) terletak pada bagian dalam helm, yang mana bagian ini merupakan bagian yang bersentuhan langsung dengan kulit pipi, rambut dan kepala. Keberadaan busa di dalam helm mempengaruhi ukuran helm yang dibeli. Kalau ada busanya, disarankan untuk upsize ukuran helm agar tidak terasa sempit. Perhatikan juga kualitas busa helm yang akan dibeli. Kadang busa helm sangat empuk dan nyaman, tetapi pas dipakai lama-lama busanya kempis. Sebaliknya, memilih helm dengan busa yang terlalu keras malah akan membuat kepala sakit saat dipakai terlalu lama.
# cari_aman
