- December 1, 2021
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: Informasi
Palembang Sonora – Pemerintah Arab Saudi kembali mengizinkan Jemaah asal Indonesia untuk menunaikan umrah setelah ditutup karena pandemic. Mendengar hal tersebut sejumlah biro perjalanan haji dan umroh menyambut baik. Rafika Fitrianti , S.T – Direktur Zafa Tour kepada Sonora (01/12/2021) mengatakan bahwa hal tersebut adalah berita baik bagi umat muslim di Indonesia yang sudah rindu ke baitullah untuk menunaikan umroh maupun ibadah haji 1443 H.
“ Alhamdulillah setelah pandemic 2 tahun, umroh tidak berjalan, berita baik Indonesia bisa terbang kembali langsung ke Arab Saudi berkaitan juga dengan penerbangan umroh. Kabar baik bagi umat muslim yang sudah rindu ke baitullah menunaikan umroh dan ibadah haji di 1443 H nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan meskipun saat ini sudah mendapatkan izin umroh ke Arab Saudi namun belum ada Jemaah yang berangkat karena masih dalam proses persiapan.
“ Untuk penerbangan langsung mulai 1 Desember tapi untuk keberangkatan umroh belum keluar visa karena Indonesia sedang menyiapkan regulasi dan hal-hal yang terkait termasuk aplikasi pedulilindungi agar bisa konek dengan aplikasi di Arab Saudi. Masih dalam persiapan,” tukasnya.
Ia mengatakan pihaknya sudah siap menerima pendaftaran umroh bila ada yang ingin berangkat umroh dan akan memberangkatkan Jemaah yang tertunda akibat pandemic.
“ Saat ini sedang mempersiapkan diri dengan regulasi yang ditetapkan Saudi, kaitannya dengan vaksin covid yang disyaratkan, juga syarat-syarat lain seperti PCR dan sebagainya,” ujarnya.
Ia menambahkan sejauh ini animo masyarakat cukup tinggi untuk berangkat umroh.
“ Ada sekitar 100 an yang mendaftar, banyak juga masyarakat yang bertanya tentang umoroh. Selama pandemic tidak membuka pendaftaran sesuai anjuran kemenag. Kita membuat tabungan umroh, mereka yang berniat boleh mendaftar lewat tabungan tersebut atas nama mereka sendiri ke Bank Syariah yang bekerjasama dengan kami. Jadi uang Jemaah aman,” tukasnya.
Ia mengatakan biaya perjalanan umroh di masa new normal kemungkinan bertambah sebab ada syarat-syarat lain yang harus dipenuhi seperti tes PCR dan biaya hotel.
“ Sebelum pandemic biayanya 21 hingga 22 juta sudah bisa berangkat, sekarang di new normal kemungkinan ada penyesuaian dengan PCR dan hotel. Saat ini belum mengeluarkan secara resmi karena banyak hal yang dipersiapkan diantaranya maskapai, pihak hotel dan sebagainya. Mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan sudah ada rincian biaya resminya,” tutupnya.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi
