- November 25, 2019
- Posted by: Esy Armisi
- Category: Berita, Berita Lokal, Bisnis, Biz&Marketing, ekonomi & bisnis
PALEMBANG, SONORA – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Selatan hari ini senin, ( 25/11/19 ), kembali meresmikan BI Corner yang ada di lingkungan kampus Universitas Tridinanti Palembang. Keberadaan BI Corner merupakan bagian dari program Indonesia cerdas bukan hanya sebagai perpustakaan mini tapi upaya mencerdaskan generasi muda untuk menjadi lebih bermakna.
Dalam sambutannya Rektor Universitas Tridinanti , Dr.Ir.Hj.Manisah, MP menyampaikan terima kasihnya kepada KPw Bank Indonesia Sumatera Selatan yang telah memfasilitasi didirikannya BI Corner salah satunya di Universitas Tridinanti Palembang.
Sementara itu , Kepala Perwakilan BI Sumatera Selatan, Yunita Resmi Sari mengatakan “ Tahun ini ada 5 ( Lima ) BI Corner yang sudah didirikan termasuk yang ada di Universitas Tridinanti Palembang’”, ujarnya. Total sudah ada 15 BI corner yang ada di Sumatera Selatan sejak tahun 2016 . BI Corner yang ada di Universitas Tridinanti ini merupakan BI Corner yang ke-11. Pada tahun 2018, Bank Indonesia telah mendirikan BI Corner di Politeknik Negeri Sriwijaya, Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Universitas Muhammadiyah Palembang dan Pesantren Aulia Cendikia. Dan ditahun 2019 , Bank Indonesia mendirikan 5 BI Corner yaitu di SMA Sumatera Selatan, SMA 17, SMA 1 Xaverius , Universitas Syahyakirti dan hari ini pada 25 November 2019 diresmikan BI Corner yang berada di Universitas Tridinanti Palembang.
Selain meresmikan BI Corner , KPw Bank Indonesia Sumatera Selatan juga melakukan sosialisasi terkait Quick Response Code Indonesian Standard ( QRIS ) kepada mahasiswa universitas Tridinanti.
QRIS ( QR Code Indonesia Standard ) adalah standar nasional QR Code pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk digunakan dalam memfasilitasi transaksi pembayaran di Indonesia . QRIS juga bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia Maju.Sampai saat ini beberapa Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran ( PJS) telah mengimplementasikan QRIS pada merchant – merchant di Sumatera Selatan.
Sebelumnya KPw Bank Indonesia Sumatera Selatan juga telah melakukan sosialisasi di Pasar Lemabang yang dihadiri oleh Perbankan dan PJSP. Sebagai pilot proect telah dilakukan migrasi kepada 12 (dua belas) pedagang antara lain:
- Pedagang Sayur;
- Pedagang Bordir;
- Pedagang Obat-Obatan;
- Pedagang Peralatan Mandi;
- Pedagang Mandi;
- Pedagang Kosmetik;
- Pedagang Penjahit.
QRIS sendiri mengusung tagline UNGGUL (Universal, Gampang, Untung & Langsung) dengan tujuan meningkatkan interkoneksi dan interoperabilitas. QRIS sendiri mempunyai manfaat:
- Data transaksi yang tercatat dengan baik, otomatis, dan termonitor;
- Meningkatnya peluang traffic atau aktivitas pembayaran;
- Merupakan alternatif pembayaran kekinian;
- Menjadi sumber data dalam rangka penyusunan kebijakan;
- Dalam rangka persiapan Indonesia dalam ekonomi keuangan digital;
Saat ini terdapat 18 (delapan belas) PJSP yang sudah memiliki persetujuan QRIS dengan menggunakan Merchant Presented Mode (MPM) artinya QR untuk merchant atau pelaku usaha.
Melalui kegiatan Sosialisasi QRIS ini Kepala KPw Bank Indonesia Sumatera Selatan Sari mengharapkan agar BI Corner dapat membaerikan manfaat secara optimal bagi para mahasiswa untuk mengakses informasi dan literasi secara mudah dan cepat serta dapat mengetahui lebih jauh peran, tugas pokok dan kebijakann Bank Indonesia. Selanjutnya penerapan QRIS dapat mempermudah dalam bertransaksi dan mendorong kemajuan ekonomi digital di Indonesi, khususnya Provinsi Sumatera Selatan .
