Dari 18 Kecamatan Di Palembang, Hanya 2 Kecamatan Masuk Zona Oranye dan Kuning

Palembang Sonora – Yudi Setiawan, Jubir Covid-19 Dinkes Kota Palembang (09/05/2021) kepada Sonora mengatakan bahwa data per 8 Mei 2021 palembang masih berada di zona merah atau zona resiko tinggi kasus covid-19.
” update 8 Mei Palembang jumlah kasus positif covidnya berjumlah 10.916 hampir 11 ribu orang, yang meninggal 478 orang, ada penambahan 8 orang yang meninggal di 7 Mei, sebelumnya 470 bertambah 8 jadi 478 orang. sekarang masih zona merah, zona tingkat resiko paling tinggi,” ujarnya.
ia menambahkan penentuan status zona di tingkat kabupaten / kota ditentukan oleh BNPB, sementara untuk level RT, kelurahan dan kecamatan di tentukan oleh dinas kesehatan setempat.
” data minggu lalu yaitu minggu ke 17 dari tangal 25 April – 2 Mei, dari 18 kecamatan di Palembang 16 kecamatan masuk zona merah, hanya 2 kecamatan yang tidak masuk zona resiko tinggi, yaitu kecamatan sematang borang zona oranye dan kertapati zona kuning,” tukasnya
ia mengatakan penyebab palembang masuk zona merah karena ada bebarapa faktor antara lain karena sampel yang diambil semakin banyak selain juga karena Palembang adalah kota besar. Semakin padat penduduk maka semakin cepat virus corona menular.
ia juga menilai pemerintah sudah tepat mengambil kebijakan larang mudik sebab menurutnya dari data setiap ada kegiatan seperti lebaran, natal dan tahun baru dimana mobilisasi tinggi maka setelah usai kegiatan maka terjadi peningkatan kasus yang cukup significant.
” adanya kebijakan pemerintah pusat tidak mudik adalah hal yang baik sekali, dari sisi kesehatan kami menyambut positif. mudah-mudahan kebijakan ini pasca lebaran kasus covid-19 tidak akan bertambah banyak,” tukasnya.
ia juga menceritakan bahwa saat ini tingkat okupansi rumah sakit yang melayani pasien covid sebesar 77%, perlu menjadi perhatian bersama.
” ini sudah warning. 50% saja sudah warning ini sudah 77%. Dari 18 rumah sakit yang melayani covid sudah 77% bahkan ada info fasilitas ventilator ICU sudah penuh,” ujarnya.
ia menghimbau agar masyarakat tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan sebab kasus covid menyebar dari manusia ke manusia sebab itu bila prokes tidak dijalankan maka akan cepat menular.

penulis : jati / endah
Sumber foto : google



Leave a Reply