- August 6, 2026
- Posted by: Achmad Aulia
- Category: Informasi
Sonora Palembang – Pusat Pengembangan Mata Kuliah (PP-MPK) Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU), Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan silaturahmi keluarga besar PP-MPK Unsri sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kebersamaan dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pembelajaran MKWU di lingkungan Universitas Sriwijaya.
Ketua PP-MPK Unsri, Dr. Izzah Zen Syukri, S.Pd., M.Pd., hadir bersama sejumlah Penanggung Jawab (PJ) mata kuliah di lingkungan PP-MPK Unsri.
Turut hadir PJ Mata Kuliah Bahasa Indonesia, Dr. Zahra Alwi, M.Pd.; PJ Mata Kuliah Pendidikan Agama, Dra. Sri Safrina, M.Pd.I.; PJ Mata Kuliah Kewarganegaraan, Dra. Sani Safitri, M.Si.; serta PJ Mata Kuliah Pendidikan Pancasila, Dedeng, S.H., M.H.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PP-MPK Unsri, Dr. Izzah Zen Syukri, mengatakan workshop kali ini secara khusus difokuskan pada penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Wajib Universitas dan Penulisan E-Book Ice Breaking agar perkuliahan lebih menarik, inovatif, interaktif, dan menyenangkan, dalam persiapan menghadapi perkuliahan tahun ajaran baru 2026/2027.
Menurutnya, penyusunan RPS penting untuk memastikan proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga pada capaian pembelajaran yang harus dimiliki mahasiswa setelah mengikuti perkuliahan.
Sementara untuk penulisan e-book ice breaking di lingkungan PP-MPK Unsri, Dr. Izzah mengharapkan dapat menjadi salah satu sumber atau panduan bagi dosen dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan.
“Ice breaking memiliki peran strategis dalam proses pembelajaran, khususnya untuk membangun suasana kelas yang kondusif, meningkatkan keterlibatan mahasiswa, serta membantu menciptakan interaksi yang lebih dinamis antara dosen dan mahasiswa, Ujarnya.
Ia menambahkan, hasil workshop ini nantinya tidak berhenti pada penyusunan dokumen perangkat pembelajaran saja, tetapi dapat benar-benar diterapkan dalam proses perkuliahan MKWU di Universitas Sriwijaya.
“Yang terpenting bukan hanya perangkatnya selesai, tetapi bagaimana perangkat tersebut dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sehingga memberikan dampak terhadap capaian kompetensi mahasiswa,” jelasnya.
Sementara itu, keterlibatan para PJ mata kuliah menjadi bagian penting dalam proses penyelarasan perangkat pembelajaran MKWU. Melalui koordinasi bersama, setiap mata kuliah diharapkan memiliki perangkat pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mata kuliah sekaligus mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa.
Workshop ini juga menjadi ruang bagi para pengelola MKWU untuk melakukan penguatan dan penyamaan persepsi terkait implementasi pembelajaran. Dengan demikian, perencanaan pembelajaran diharapkan semakin terarah dan memiliki keterkaitan yang jelas antara capaian pembelajaran, materi, metode pembelajaran, serta sistem penilaian.
Selain agenda workshop, kegiatan juga dirangkaikan dengan silaturahmi keluarga besar PP-MPK Unsri. Agenda tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan, membangun komunikasi, serta meningkatkan kebersamaan di antara pimpinan, PJ mata kuliah, dan jajaran pengelola MKWU.
Silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam menjalankan berbagai program akademik PP-MPK Unsri. Komunikasi yang baik dinilai penting untuk memastikan berbagai inovasi dan pengembangan pembelajaran dapat berjalan secara berkelanjutan.
Melalui workshop penyusunan RPS dan penulisan e-book ice breaking, PP-MPK Unsri terus mendorong pengembangan perangkat serta inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pembelajaran MKWU sekaligus mendukung terciptanya proses perkuliahan yang lebih terarah, interaktif, dan berorientasi pada capaian kompetensi mahasiswa.
