- August 26, 2020
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: Informasi
PALEMBANG SONORA – Akibat pandemic covid-19, Universitas Sriwijaya menggelar system pembelajaran daring ( dalam jaringan). Terkait hal tersebut salah satu Dosen Fisip Unsri DR.Dr.Ardiyan Saptawan M.Si kepada Sonora (12/8/2020) mengatakan bahwa pembelajaran daring tidak terlalu efektif karena masih ada beberapa mahasiswa Unsri yang tidak memiliki computer, selain itu mahasiswa yang berada didaerah sulit mendapatkan sinyal. Untuk praktikum juga mengalami kesulitan karena tidak bisa dilakukan dari laboratorium.
“ posisi mahasiswa kita heterogen, saat pulang kampung, mereka tidak dapat sinyal, terpaksa menggunakan wa grup. Tapi hanya terbatas 4 orang, pakai zoom tidak bisa karena computer tidak punya, zoom hanya 40 menit,” ujarnya.
Ia menambahkan untuk semester baru ini Unsri sudah menyiapkan fasilitas wifi gratis di kampus, mahasiswa bisa memanfaatkannya.
“ mereka yang tidak punya internet silahkan ke kampus, dan yang dari rumah silahkan dari rumah,” imbuhnya.
Ia mengatakan dengan belajar daring, dari segi mutu agak menurun, hal ini karena jika ketemu langsung maka semua bisa aktif, sementara kalau online terbatas waktu, juga aksi terbatas.
“ saat mendemonstrasikan sesuatu jadi beban bagi dosen, karena harus membuat video dan penunjangnya,” ujarnya.
Ia menambahkan pembelajaran daring juga menambah beban dosen karena dosen harus membuat video bahan ajar, selain itu dosen terpaksa harus membuka ruang tanya jawab melebihi batas waktu.
“ tugas mahasiswa semua dikumpul lewat internet, bayangkan berapa mahasiswa harus dikoreksi satu persatu, sementara tidak ada biaya pulsa ataupun APD. Beban dosen bertambah, jangan hanya mahasiswa saja, dosen juga harus diperhatikan,” ujarnya.
Meskipun belajar dari rumah, mahasiswa tetap harus ke kampus karena perlu tanda tangan, sementara bagi mahsiswa baru juga perlu datang ke kampus agar mengetahui inoformasi dari kampus.
“ tetap patuhi protocol kesehatan, terutama di angkutan umum, virus corona bisa menular di angkutan umum, sudah 2 dosen Unsri jadi korban corona,” pukasnya.
Penulis : Jati Sasongko
Sumber foto : Koleksi Pribadi
