Harga Kebutuhan Pokok akan Normal usai Natal dan Tahun Baru

Palembang Sonora – Menanggapi melambungnya beberapa harga sembako, Ahmad Rizali, Kepala Dinas Perdagangan Prov. Sumsel kepada Sonora (29/12/2021) mengatakan bahwa kenaikan harga sembako hanya di saat moment natal dan tahun baru saja, sesudah itu harga akan kembali normal.

“ Dari data, kenaikan tidak lebih dari 10%, sekitar 5% saja. Ada beberapa jenis yang turun. Yang naik telur, daging, beras. Yang lainnya tidak terlalu,” ujarnya.

Minyak goreng juga mengalami kenaikan, diperkirakan sesudah natal dan tahun baru akan turun karena harga CPO sudah terkoreksi turun. Kenaikan dan penurunan disebabkan oleh beberapa hal, antara lain suasana psikologis natal dan tahun baru, banyak orang mobilitas dan banyak penggunaan untuk keperluan rumah tangga. Cuaca hujan ekstrim menyebabkan beberapa sembako sector pertanian mengalami kenaikan seperti cabai dan bawang.

“ Saya yakin dalam waktu dekat setelah tahun baru akan normal,” tukasnya.

Operasi pasar, khususnya minyak goreng dilakukan di 9 titik, sebanyak 25,2 ton minyak goreng digelontorkan dengan harga jual 14 ribu per kilo, jauh dari harga pasaran 20 ribu perkilo. “ Sektor lain belum perlu karena masih dalam batas normal,” tukasnya.

Untuk spekulan saat ini sulit untuk bermain karena penjualan tidak terfokus pada satu atau dua distributor saja tapi banyak distributor termasuk penjualan lewat online. Dinas perdagangan setiap hari menurunkan tim ke 5 titik pasar untuk mengecek harga-harga harian dan kebutuhan masyarakat.

“ Stok sembako untuk 5 bulan kedepan cukup, masyarakat tidak perlu panic buying karena stok cukup. Memang kebutuhan meningkat karena semua orang melakukan aktifitas, bukan karena natarunya tapi karena liburannya, bekumpulnya. yakin stok cukup,” ujarnya.

Penulis : jati

Sumber foto : koleksi pribadi



Leave a Reply