- October 9, 2021
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: Informasi
Palembang Sonora – Tanggal 5 Oktober diperingati sebagai Hari Guru Internasional. Bagaimana kondisi guru saat ini?, DR. Suherman, Spd, MSi, Pengamat Pendidikan Sumsel kepada Sonora (09/10/2021) mengatakan bahwa permasalahan guru masih banyak yang harus dievaluasi. Dari tahun ke tahun belum ada yang bisa mengangkat derajat guru terutama guru honorer. Pemerintah harus meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan social guru honorer.
“ Tidak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah juga harus memperhatikan mereka sebab mereka memiliki peran mencerdaskan bangsa. Guru PNS dan Non PNS sama-sama memiliki hak, tatapi secara kasat mata mereka jauh berbeda. Guru honorer ada yang gajinya 300 ribu satu bulan, 400 ribu satu bulan, mayoritas dibawah satu juta dan dibayarnya tiga bulan sekali. Menteri sudah mengakuinya tapi belum ada tindakan nyata,” ujarnya.
Sertifikasi dinilai cukup baik, namun dengan kondisi pandemic saat ini tidak mencukupi dengan tingkat kebutuhan ekonomi. Guru terpencil sebaiknya mendapatkan tunjangan.
“ DPRD propinsi sudah menyetujui anggaran 21 milyar untuk guru-guru honorer tapi belum merata karena hanya guru SMA dan SMK yang dapat, guru-guru SD, SMP, Paud tidak mendapatkannya karena dibawah pemerintah kabupaten kota. Kepada pemerintah kabupaten kota agar menganggarkan APBD khusus untuk guru-guru honorer,” tukasnya.
Pada 2022 hingga 2024 sumsel akan kekurangan guru 4 hingga 5 ribu guru. Kebijakan pemerintah untuk memperpanjang guru pensiun sebaiknya tidak dilakukan. Perpanjangan itu tidak akan membuat efektif system pengajaran. Pemerintah harus membuka penerimaan CPNS dan P3k untuk menambah jumlah guru saat ini. Guru-guru honerer yang sudah berusia 45 tahun keatas harus diangkat CPNS agar mereka mendapatkan kesjahteraan.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi
