Infografis : Inisiatif GARITAN Dukungan untuk Kemandirian Ekonomi di Desa Kalongliud Kab Bogor

Sonora Palembang – Desa Kalongliud Kabupaten Bogor, merupakan tempat PT Antam (Persero) Tbk UPBE Pongkor menanamkan investasi yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga ekologi dan sosial. Infografis ini menjelaskan  inisiatif Rumah Belajar GARITAN (Gerakan Ramah Lingkungan untuk Mendukung Ketahanan Pangan), yang dihadirkan perusahaan untuk menjadi sarana penerapan sebuah model siklus pertanian berkelanjutan yang zero waste.

Fasilitas Pendidikan untuk Masa Depan Pertanian

Rumah Belajar GARITAN berfungsi sebagai pusat pendidikan yang menyediakan pengetahuan dan keterampilan tentang pertanian ramah lingkungan.Tujuannya jelas  meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong kemandirian di sektor pertanian desa. Program ini berlokasi di Desa Kalongliud, di mana sekitar 40% dari total wilayahnya (131,6 hektar) merupakan lahan pertanian. Sejak diluncurkan, inisiatif ini telah berhasil mengelola 62 hektare lahan produktif yang difokuskan pada pengembangan tanaman padi dan hortikultura, seperti cabai.

Siklus Zero Waste yang Menginspirasi

Kelebihan utama program ini adalah penerapan sistem sirkular yang memastikan tidak ada yang terbuang.Limbah tanaman dimanfaatkan sebagai pakan hewan ternak. Selanjutnya, kotoran hewan diolah menjadi pupuk organik yang kemudian kembali menyuburkan lahan pertanian. Siklus yang cerdas dan berkelanjutan ini menciptakan ekosistem pertanian yang efisien dan mandiri.

Kolaborasi sebagai Kunci Keberhasilan

Keberhasilan GARITAN ditopang oleh kolaborasi yang solid antara berbagai pihak.PT Antam berperan sebagai inisiator dan pelaksana CSR, Pemerintah Desa sebagai fasilitator, dengan Wahyudin sebagai local hero dan mentor yang membimbing para petani secara langsung di lapangan. Sinergi multipihak inilah yang memastikan program dapat diterima dan dijalankan dengan baik oleh para petani sebagai penerima manfaat utama.



Leave a Reply