Jerat Investasi Bodong Ancam Anak Muda, Ini Upaya PT BEI dan OJK

Palembang Sonora – Cara berinvestasi di era digital saat ini merupakan satu hal penting yang mesti diedukasi kepada masyarakat khususnya kalangan anak muda.

Pasalnya, tidak sedikit anak muda terjerat investasi bodong akibat literasi keuangan yang masih amat rendah.

Hal ini pun turut menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Y mengungkapkan bahwa literasi merupakan pondasi awal sebelum berpartisipasi di dunia investasi.

Upaya seperti inilah yang telah digencarkan OJK dan PT BEI dengan membuka kelas pasar modal gratis.

“Melalui kelas pasar modal gratis ini kita harapkan mampu membangun pondasi literasi masyarakat terkhusus anak muda yang ingin berpartisipasi dalam dunia investasi. Jadi sebelum kita lakukan inklusi dan partisipasi, kita bangun dulu fundamental terlebih dahulu,” ungkap Nyoman dalam acara Ngobrol Santai di Kantor OJK KR 7 Sumbagsel, Senin (13/03).

Bahkan, lanjut Nyoman, keberadaan galeri investasi kini sudah ada di Universitas sehingga literasi keuangan semakin optimal.

“Di Universitas pun sudah ada galeri investasi, jangan mau cepat berinvestasi sebelum tau ilmunya. Makanya literasi dulu baru inklusi lalu partisipasi,” ujarnya.

Seperti diketahui, Ngobrol Santai yang digelar OJK KR 7 Sumbagsel kali ini juga dihadiri Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel, Untung Nugroho dan Direktur Analisis dan Informasi Pasar Modal OJK, Sujanto.

 

Penulis : Fernando Oktareza

Sumber Foto : Koleksi Pribadi



Leave a Reply