- April 12, 2022
- Posted by: Bayu Prabowo
- Category: Berita Lokal, Berita Umum, ekonomi & bisnis, Informasi
Palembang, Sonora – Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1443 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan uang kartal sebanyak Rp 11 triliun. Dana tersebut dipersiapkan untuk penarikan secara tunai melalui kantor layanan dan mesin ATM perbankan di wilayah Sumatera Selatan, serta untuk memenuhi kebutuhan uang di wilayah Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, dan Bengkulu. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Erwin Soeriadimadja mengatakan, “ Kebutuhan uang kartal dalam periode Ramadhan/ Idulfitri 1443 H khusus di Sumatera Selatan diperkirakan sekitar Rp6,4 triliun, meningkat 14% dari realisasi tahun 2021 yang sebesar Rp5,6 triliun, “ Kata Erwin. Ini terjadi seiring naiknya aktivitas ekonomi yang telah muncul sejak triwulan IV 2021 dan persiapan libur panjang Idulfitri 1443 H.
Langkah Bank Indonesia ini juga sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar di masyarakat, seiring momentum pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut. Pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan peningkatan aktivitas ekonomi yang menguat sejak triwulan IV 2021 dan naiknya aktivitas ekonomi menghadapi Idulfitri 1443 H dan libur panjang.
Bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan yang ingin melakukan penukaran uang tunai jelang Idulfitri, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan telah mempersiapkan 2 (dua) bentuk layanan, yaitu: Penukaran uang di Perbankan dan melalui Mobil Kas Keliling Bank Indonesia. Untuk Penukaran uang di Perbankan, mulai 4-29 April 2022. “ Kita juga bersinergi dengan perbankan menyiapkan sejumlah 252 titik penukaran di kantor cabang bank umum yang ada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Sedangkan untuk penukaran uang melalui Mobil Kas Keliling terdapat di 12 titik kas keliling di berbagai lokasi strategis. Guna menghindari kerumunan, Erwin mengatakan “ masyarakat diharapkan memesan penukaran terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id) sebelum hadir ke lokasi kas keliling, “ tambah Erwin .
Selain menyiapkan uang tunai, Bank Indonesia juga terus mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai, antara lain QRIS, uang elektronik, BI-FAST, dan digital banking, yang dapat meminimalisir kontak fisik dalam bertransaksi. Erwin menambahkan “ Berdasarkan data sampai dengan Maret 2022, di wilayah Provinsi Sumatera Selatan telah terdapat 395.173 merchant yang menggunakan QRIS, dengan 96,26%-nya didominasi oleh UMKM , “ Ujarnya .
Bank Indonesia terus mendorong penggunaan cara bayar melalui QRIS baik dari sisi merchant maupun individu pengguna baru QRIS yang merupakan cara bayar yang cepat, mudah, murah, aman dan handal. Bank Indonesia juga mendorong penggunaan QRIS di tempat ibadah sehingga dapat memudahkan masyarakat untuk menyalurkan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS).
Erwin juga menghimbau masyarakat agar menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi seperti di loket perbankan dan kas keliling Bank Indonesia guna menghindari risiko uang palsu. Di sisi lain, Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk senantiasa berbelanja bijak dan melakukan konsumsi secara wajar/ tidak berlebihan pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) ini, mengingat pemerintah daerah akan senantiasa hadir dan berkoordinasi guna memastikan ketersediaan pasokan komoditas pokok selama HBKN, sehingga stabilitas harga tetap terjaga. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk senantiasa mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah dan merawat uang Rupiah sebagai bentuk Cinta Rupiah, menjaga Rupiah yang merupakan simbol kedaulatan negara sebagai bentuk Bangga Rupiah, dan mengenal fungsi Rupiah dalam konteks mendorong aktivitas perekonomian sebagai bentuk Paham Rupiah.
