Kesadaran Masyarakat Antisipasi Penularan Covid 19

PALEMBANG SONORA – Saat ini, diketahui ada 7 jenis virus corona, yaitu : OC43, HKU1, NL63 dan 229E yang telah lebih dari seabad menyebabkan sepertiga dari pilek biasa. Sementara, tiga lainnya, yaitu MERS, SARS, dan SARS-CoV-2 menyebabkan penyakit yang jauh lebih parah.
Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging RSMH, sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan dr. Zen Ahmad, SpPD, K-P, FINASIM, mengatakan, dirinya telah menangani kasus yang mengakibatkan gangguan pada sistem pernapasan sejak tahun 2000an dan telah menangani virus ini sejak kasus SARS, Flu Burung, MERS, dan saat ini Covid-19, saat diwawancarai Radio Sonora melalui sambungan telpon, Sabtu pagi 28 Maret 2020.

Kasus Covid-19 mulai ditemukan pada akhir Desember 2019 di Wuhan, China, dan baru menyebar ke daerah lain pada Januari 2020 dan kita sudah bersiap-siap.
dr. Zen mengungkapkan, penyebaran virus corona covid-19 termasuk yang sangat cepat bila dibandingkan dengan virus corona yang sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan, penularannya terjadi dari manusia ke manusia.
Satu manusia yang terpapar virus ini, menjadi sumber penularan untuk orang yang lain. Masalahnya orang-orang yang telah terpapar virus corona dan kondisinya tidak diketahui pasti, bisa beredar di sembarang tempat. Sehingga, penyebaran virus corona tadi bisa terjadi dengan cepat sekali.

dr. Zen mengatakan, pihaknya sering terpapar dengan virus corona dari pasien yang tidak jujur soal keberadaan mereka sebelum akhirnya sakit dan mendapatkan perawatan. Hal ini terjadi di awal penyebaran kasus virus corona. Mereka baru pulang dari wilayah terjangkit, mereka hanya cerita batuk. Setelah kita gali, oh baru tahu ini wilayah terjangkit. Jadi, pada waktu itu besar risikonya.
Tapi dengan pemberitaan yang masif tentang bahaya virus corona ini, orang-orang yang baru pulang dari negara terjangkit menjadi takut dan memeriksakan diri, meski belum menunjukkan gejala klinis. Sekarang ini, lebih banyak kondisi jujurnya, dibandingkan dengan yang tidak jujurnya.

dr. Zen menjelaskan soal kondisi pasien dalam pengawasan (PDP) sampai dengan Sabtu pagi 28 Maret 2020 ada 25 orang PDP di Prov. Sumsel, dengan komposisi 20 orang dirawat di RSMH, dan 5 orang lainnya dirawat di rumah sakit lain karena keterbatasan tempat kita.

Menurut dr. Zen, 20 orang PDP yang dirawat di RSMH dengan rincian, 6 orang PDP telah pulang ke rumah karena dinyatakan tidak terpapar virus corona, 2 orang PDP telah meninggal dunia, dan 12 orang lainnya masih menjalani perawatan dan proses pemeriksaan. Mudah-mudahan kalau hasil pemeriksaannya cepat, dalam dua hari ke depan, beberapa orang PDP tersebut bisa diketahui soal statusnya apakah terpapar virus corona atau tidak.

Penulis : Bovend

Sumber Foto : Tribun Sumsel



Leave a Reply