- April 25, 2021
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: Informasi
Palembang Sonora – Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April menjadi moment penting bagi Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH, MH, Ketua DPRD Sumsel. Kepada Sonora (24/04/2021) dirinya mengatakan bahwa peringatan hari Kartini harus selalu menggelora di jiwa kita bukan hanya seremonial saja tapi diperingati dengan seluruh jiwa dan raga agar bisa mewujudkan cita-cita kartini disaat-saat sekarang.
“ saya bersyukur keberadaan perempuan sudah mulai terlihat. Alhamdulilah saya Kartini pertama yang memimpin DPRD Sumsel. Itu menjadikan saya selalu bersemangat, sebagai seorang pemimpin menunjukkan tentang cita-cita kartini, tentang kesetaraan, tentang bagaimana Kartini bisa membuktikan perempuan bisa maju kedepan, harus saya buktikan,” ujarnya.
Ia menilai kiprah wanita di Indonesia sekarang sudah mulai terbuka, kesetaraan sudah benyak terbukti. Dijajaran mentri banyak perempuan dilibatkan, juga di level pimpinan lain, banyak perempuan diberikan amanat.
“ perempuan tidak hanya menuntut tapi sudah membuktikan, perempuan bisa deberikan amanat, duduk sertara dengan pria,” tukasnya.
Ia masuk kedunia politik pada tahun 2009, sekarang menjadi pimpinan DPRD. Menurutnya perempuan masuk ke dunia politik tidaklah mudah harus memiliki mental, komitmen dan kapasitas.
“ mental menghadapi dinamika politik yang luar biasa, butuh komitmen yang kuat dan dukungan penuh dari keluarga. Walaupun belum mencapai 30%, kursi perempuan di DPRD Sumsel menunjukkan peningkatan. Perempuan berani berkompetisi dengan laki-laki,” ujarnya.
Ia menjelaskan terjun kedunia politik tidak mudah khususnya perempuan, bukan hanya butuh uang tapi juga mental yang kuat.
“ dalam politik tidak kenal kawan atau sahabat tetapi kepentingan, selama kepentingannya sama maka kawan, bila berbeda maka lawan. Bila ingin berkecimpung ke dunia politik maka harus menggali potensi, mental, keberanian untuk menunjukkan jati diri,” tukasnya.
Ia juga menceritakan kiat membagi waktu bersama keluarga ditengah kesibukannya yang sangat padat.
“ harus menyempatkan diri bercengkrama dengan keluarga untuk saling mengisi terutama saat makan bersama. Disaat Ramadhan seperti ini menjadi momen berharga karena bisa berkumpul saat sahur dan buka puasa. Hari biasa makan malam menjadi moment penting untuk menjalin kebersamaan. Waktu bukan kuantitas tapi kualitas,” tukasnya.
Penulis : jati / endah
Sumber foto : google
