Penerapan PSBB, Pengamat: Penegakan Hukum Harus Bersifat Edukatif

PALEMBANG SONORA – Masyarakat Kota Palembang telah memasuki tahap kedua penerapan pembatasan sosial berskala besar (psbb).

Apakah hukuman berupa sanksi sosial yang diberikan telah efektif untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar psbb?

Menurut Pengamat Hukum Sumsel, yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang, Dr. Firman Freaddy Busroh, dalam hal sistem penegakan hukum, tidak semata-mata dipandang dari perspektif seberapa keras hukuman yang diberikan.

“Tetapi, seberapa efektifnya hukuman tersebut,” ujar Firman, saat diwawancarai radio Sonora, Rabu (10/6).

Firman mendukung penegakan hukum oleh petugas yang sifatnya memberikan edukasi kepada masyarakat.

Penerapannya, lanjut Firman, sudah cukup bagus.

“Dengan menyapu jalan, dan juga mengenakan rompi. Itu sudah memberikan efek jera,” ungkapnya.

Apabila penerapannya terlalu berlebihan, Firman khawatir, hal tersebut akan menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Dan kalau sampai terlalu berlebihan juga, saya khawatir akan menimbulkan gejolak di dalam masyarakat,” pungkasnya.



Leave a Reply