- May 12, 2021
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: Informasi
Palembang Sonora – Mengatasi pandemi covid-19 yang belum berakhir, pemerintah dihadapkan pada dua pilihan yang sulit, baik itu dibidang ekonomi maupun dibidang kesehatan. Pengamat Ekonomi Sumsel, Amidi, S.E kepada Sonora (12/05/2021) mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang melakukan dua kebijakan ini sekaligus, salah satunya adalah soal larangan mudik.
“ tujuannya tentu untuk meredam atau tidak menyebarkan virus corona, tapi kegiatan ekonomi akan terganggu dengan pelarangan mudik,” ujarnya.
Ia mengatakan mudik memiliki banyak dimensi mulai dari dimensi social, budaya, keagamaan dan ekonomi baik ekonomi asal sebelum mudik maupun ekonomi setelah mudik.
“ kalau dilarang, maka aktifitas ekonomi tidak terjadi. Missal Palembang saat ini kegiatan ekonomi tengah meningkat, pasar-pasar, mal dan pusat perbelanjaan ramai pengunjung. Ini indikasi kebiasaan belanja jelang hari raya tetap terjadi. Hasil mereka belanja untuk konsumsi ditampat asal, dan bila diperbolehkan mudik tentu mereka akan berbelanja untuk keperluan mudik, ada penambahan,” tukasnya.
Ia menambahkan geliat ekonomi juga semakin meningkat sebab aparatur sipil negara mendapatkan THR, karyawan swasta juga mendapatkan meskipun tidak menyeluruh. Hal ini tentu akan mendorong kegiatan ekonomi.
Ia memprediksi kondisi ekonomi masih akan sama beberapa tahun kedepan sebab dari sisi kesehatan belum diketahui pasti pandemic kapan akan berakhir.
“ perekonomian masih akan tersendat-sendat, terganggu dan mendapat tekanan-tekanan. Idealnya unit-unit bisnis seperti hotel dan wisata sudah menggeliat, tapi dengan adanya pandemic unit-unit ini masih terganggu. Adanya larangan buka bersama, dan mudik maka unit bisnis ini terganggu lagi. Pemerintah harus bijak menyikapi pandemic jangan sampai kebijakan nya mengganggu kegiatan ekonomi,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah menerapkan kebijakan dari dua sisi baik ekonomi maupun kesehatan.
“ bagaimana melihat ekonomi yang terdampak apakah dengan memberi bantuan atau insentif. Dari sisi kesehatan tidak hanya lips service saja tapi prokes harus benar-benar ditegakkan. Petugas dikerahkan di unit-unit bisnis dan tidak hanya di area penyekatan,” tukasnya.
Ia juga menilai kenaikan harga-harga jelang hari raya sebagai sebuah tradisi, karena meningkatnya permintaan barang, ditambah adanya pelaku ekonomi yang nakal yang mengambil kesempatan menaikan harga memanfaatkan moment hari raya. Pemerintah harus sering menggelar operasi pasar agar harga-harga kembali normal. Selain itu pemerintah juga harus menjamin stok barang di pasaran mencukupi, sementara dari sisi masyarakat dapat menahan diri agar berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak menimbun barang.
Penulis : jati / endah
Sumber foto : google
