Praeses HKBP Sumbagsel: Perjuangan Solidaritas Kemanusiaan Jadi Tema Sentral di Tengah Pandemi Covid-19

PALEMBANG SONORA – Saat wabah virus corona meluas, aktivitas manusia menjadi sedikit terbatas. Hal itu terjadi sebagai upaya untuk mencegah penularan virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan Cina tersebut.

Bagaimana tanggapan pemimpin umat terhadap kondisi pandemi covid-19 yang saat ini terjadi?

Praeses HKBP Sumatera Bagian Selatan Pdt. Dr. Ir. Fritz Sihombing melihat kondisi pandemi covid-19 tersebut dari beberapa sisi. Hikmah adalah hal pertama yang menjadi sorotan.

Menurut Pdt. Fritz, warga jemaat menyadari bahwa saat ini umat manusia sedang berjuang dan berlatih solider terhadap kehidupan.

Hal ini disampaikannya, untuk menggambarkan bahwa pandemi covid-19 bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

“Karena memang pandemi covid-19 ini bukan lokal. Bukan hanya nasional, tapi mengglobal,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketum PGI Wilayah Sumatera Selatan tersebut, saat diwawancarai radio, Minggu (31/5).

Bahkan, lanjut Pdt. Fritz, secara nasional pun, penyebaran wabah virus mematikan tersebut, bisa menjangkau sampai ke pelosok wilayah Indonesia.

Pdt. Fritz melihat, sebuah penghayatan dan perjuangan solidaritas kemanusiaan menjadi tema sentral di tengah pandemi virus corona.

“Dan, seperti saya katakan tadi, paling tidak warga jemaat mengarah ke sana sebagian, dan sebagian memang sudah masuk dalam semangat solidaritas kemanusiaan,” ungkapnya.

Hal itu, sambung Pdt. Fritz, adalah hikmah dari penyebaran virus corona yang terjadi secara global.

Secara personal, yang dialami di lapangan saat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak pandemi covid-19, Pdt. Fritz melihat pergumulan antara perjuangan kesehatan dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Menurut Pdt. Fritz, hikmah lain yang dirasakan warga jemaat adalah kehidupan dalam rumah tangga semakin terpelihara.

“Yang biasanya disibukkan ke luar rumah, sekarang lebih banyak di rumah,” ujarnya.

Pdt. Fritz berharap, kebersamaan di rumah dapat dimaknai dengan baik, untuk mengisi kekosongan selama ini, dan menjadi kekuatan bersama ke depan.

“Kira-kira demikian saya melihat paling tidak hikmah dari pandemi covid-19 ini,” pungkasnya.

 

Penulis : Bovend

Sumber Foto : Koleksi Pribadi



Leave a Reply