PALEMBANG SONORA – Semua pihak, dalam kondisi pandemi Covid-19 yang melanda saat ini, berupaya untuk mencegah penyebaran virus corona tersebut.
Bahkan, beberapa moda transportasi, telah menerapkan prosedur operasi standar dalam pencegahan penyakit yang pertama kali kasusnya ditemukan di Wuhan China tersebut.
Menurut Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang Aida Suryanti, yang diwawancarai Radio Sonora melalui sambungan telpon, Senin (30/3) sore, penerapan prosedur operasi standar dalam mencegah penyebaran Covid-19 dilakukan baik di LRT maupun di Kereta Api jarak jauh.
Pencegahan Covid-19 di LRT Sumsel, lanjut Aida, berupa penerapan social distancing dan physical distancing, pengukuran suhu tubuh menggunakan thermo gun.
“Di ruang tunggu dan di dalam LRT diberlakukan social distancing,” ujarnya.
Aida menambahkan, hal yang sama juga diberlakukan pada Kereta Api jarak jauh.
“Semua ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona ini,” ungkapnya.
Penyemprotan disinfektan, kata Aida, dilakukan di LRT dan Kereta Api jarak jauh, serta di stasiun-stasiun.
Aida mengungkapkan, mulai Sabtu (28/3) kemarin, pihaknya sudah mengurangi jumlah perjalanan per hari, dari 74 menjadi 56. Sedangkan, untuk perjalanan mulai Rabu (1/4), menjadi 26 perjalanan per hari.
Aida menambahkan, untuk jam operasional LRT mulai Rabu (1/4) menjadi pkl. 08.39 – 17.27 wib.
Bagi penumpang yang telah membeli tiket dari 23 Maret hingga 29 Mei, ujar Aida, pihaknya memberikan pengembalian penuh 100%.
Di akhir perbincangan tersebut, Aida mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, serta mengikuti pemberlakuan social distancing dan physical distancing.
“Agar kita dapat mencegah penyebaran virus corona ini,” pungkasnya.
Penulis : Bovend
Sumber Foto : Google.com
