- May 21, 2021
- Posted by: Bayu Prabowo
- Category: Artikel
PALEMBANG SONORA – Rumah Sakit (RS) Siloam bekerjasama dengan PT Reproduksi Palembang Bersatu pada Kamis (20/05) secara resmi menghadirkan Klinik Blastula IVF atau program bayi tabung pertama di Sumatera Selatan.
Peresmian ini dihadiri langsung oleh dr. Bona Fernando selaku Hospital Director RS Siloam Sriwijaya, Dr. dr. H. Rizani Amran, SpOG-KFER selaku Koordinator Pendidikan Konsultan Fertility dan Inisiator PT Reproduksi Palembang Bersatu dan dr. M. Aerul Chakra, SpOG(K)-FER, MIGS selaku Kepala Klinik Blastula IVF RS Siloam Sriwijaya yang bertempat langsung di The Arista Hotel Palembang.
Hospital Director RS Siloam Sriwijaya, dr. Bona Fernando mengatakan, klinik Blastula IVF ini merupakan klinik bayi tabung pertama dan satu-satunya di Provinsi Sumatera Selatan.
Bona mengakui antusiasme masyarakat Palembang sangatlah besar sejak dilakukan soft opening Klinik Blastula IVF pada akhir Januari 2021 lalu.
“Jadi semenjak kami melakukan soft opening pada akhir Januari lalu, antusiasme masyarakat amat tinggi, hal ini pun mendorong kami untuk membuka pelayanan ini lebih luas lagi,” katanya kepada awak media.
Bona menambahkan, pasangan suami istri nantinya tidak perlu bingung lagi apabila mengalami kesulitan dalam menghasilkan keturunan. Dengan kehadiran Klinik Blastula IVF ini diharapkan dapat menjawab permasalahan yang dihadapi pasangan suami istri yang belum memiliki keturunan.
“Semoga kedepannya Klinik ini bisa memberikan kebahagiaan bagi pasangan suami istri yang sekian lama mendambakan buah hati,” ujarnya.
Terkait tingkat keberhasilan, Bona melanjutkan, pada saat Klinik Blastula IVF beroperasi tingkat keberhasilan bayi tabung mencapai 43 persen.
“Bahkan pada bulan April kemarin atau bertepatan pada bulan puasa tingkat keberhasilan mencapai 67 persen, tentunya ini pencapaian yang cukup membanggakan. Sedangkan pada bulan ini lebih kurang tingkat keberhasilan mencapai 40 persen,” katanya.
Ia melanjutkan, sejauh ini pasien dari yang melakukan praktek masih banyak dari kota Palembang atau masih wilayah sekitaran Sumsel.
“Jadi total hingga sekarang sudah ada 75 pasangan yang sudah lolos di Blastula ini,” ungkap Bona.
Untuk biaya, terang Bona, kisaran biaya secara keseluruhan berjumlah Rp 60 jutaan.
“Biaya yang digelontorkan pasien ini saya kira cukup bersahabat dan lebih bersaing,” tutupnya.
Penulis : Fernando Oktareza
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
