- October 30, 2019
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: ekonomi & bisnis
Rabu, 30 Oktober 2019. Berlokasi di lantai 2 poliklinik. RS Siloam Sriwijaya resmi meluncurkan ONE – STOP BREAST CLINIC (klinik pemeriksaan terpadu payudara). Peresmian dilakukan oleh Direktur RS Siloam Sriwijaya Dr. Bona Fernando disaksikan dokter – dokter RS Siloam Sriwijaya beserta aktivis perempuan Sumsel Endang Wasiati Wierono. Saat peresmian Direktur RS Siloam Sriwijaya Dr. Bona Fernando mengatakan bahwa peluncuran klinik ini bertepatan dengan bulan kanker payudara karena penyakit kanker payudara bukanlah penyakit langka dengan klinik ini bisa mendeteksi dini dan mencegah terjadinya stadium lanjut karena didukung alat alat yang cukup lengkap. “Klinik ini mengutamakan ketepatan dan kecepatan, kita ingin memotong step step pemeriksaan yang cukup rumit. Di klinik ini mulai dari deteksi dini dan penanganan yang tepat bisa langsung diterima pasien,” ucapnya.
Bona berharap klinik ini bisa ikut menurunkan penderita kanker payudara karena payudara merupakan alat vital dan berharga bagi wanita.
Aktivis perempuan Sumsel Endang Wasiati Wierono mengatakan bahwa dirinya mewakili perempuan di sumsel merasa bersyukur karena RS Siloam Sriwijaya peduli dengan kesehatan payudara yang merupakan organ vital bagi perempuan. “selama ini kita kalau mau periksa harus ke Jakarta atau ke pulau jawa, dengan klinik ini perempuan Sumsel bisa memeriksakan payudaranya ke sini, di Palembang cukup di RS Siloam Sriwijaya saja,” ucapnya
DR Yamin SpB (Onk) dari RS Siloam Sriwijaya mengatakan untuk mencegah kanker payudara yang terpenting adalah pola hidup, yaitu menjaga pola makan dan hidup sehat. Dan harus memeriksa sendiri payudaranya apakah ada kelainan atau hal hal yang tidak wajar. Bila didapati kelainan segera konsultasikan ke dokter dan jangan menunggu stadium lebih lanjut baru diobati./jt
