- December 21, 2022
- Posted by: Bayu Prabowo
- Category: Artikel
PALEMBANG SONORA – Sariawan merupakan salah satu gangguan pada area mulut yang sangat mengesalkan bagi para penderitanya.
Selain rasa perih yang ditimbulkan, sariawan juga bisa mengganggu aktivitas pada mulut seperti berbicara hingga makan.
Sariawan sendiri biasanya muncul di area bibir dan gusi.
Namun tahukah Anda, ternyata sariawan juga bisa muncul di tenggorokan.
Kemunculan sariawan di area ini dianggap berbahaya.
Dilansir dari Grid.id, sariawan di tenggorokan bisa berisiko jalan napas tertutup, sehingga dapat menyebabkan kematian.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui gejala dari gangguan yang satu ini. Masih dilansir dari sumber yang sama, berikut informasinya :
Ada berbagai gejala sariawan di tenggorokan yang tidak sama antara satu orang dan orang lain. Gejala juga dipengaruhi faktor penyebab sariawan.
Contohnya :
-Sakit tenggorokan
-Demam dan menggigil
-Nyeri sendi
-Kesulitan/sakit saat menelan
-Regurgitasi asam lambung
-Nyeri dada atau dada seperti terbakar
-Merasa seperti ada benjolan di tenggorokan
-Mual
-Muntah dengan atau tanpa darah -Sensasi tersedak
-Perubahan suara
-Sering batuk
-Lidah terasa asam atau pahit
-Sakit telinga.
Penyebab Sariawan di Tenggorokan
Tidak bisa dipastikan penyebab sariawan di tenggorok. Sebab penyebabnya banyak. Namun beberapa hal berikut juga bisa menjadi penyebabnya :
-Sistem kekebalan melemah, terutama jika menderita herpes, karena virus mungkin telah
-Infeksi lapisan mulut dan tenggorokan
-Makanan asam, seperti nanas atau tomat
-Masalah perut, seperti refluks asam
-Kekurangan vitamin B kompleks, asam folat atau mineral seperti zat besi
-Radang amandel
-Aphthous stomatitis, luka di bagian bawah gusi, biasanya pada anak-anak
-Kanker tenggorokan
-Infeksi HIV/AIDS
Cara Mengatasi Sariawan di Tenggorokan
Mengatasi sariawan di tenggorokan bisa secara mandiri di rumah ataupun dengan bantuan dokter di rumah sakit.
Tapi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar mendapat diagnosis dan obat yang tepat. Dokter bisa sekaligus menemukan dan menangani penyebab sariawan yang dialami.
Obat yang diresepkan dokter di antaranya:
-Antivirus, antibiotik, dan antijamur
-Penghilang rasa sakit seperti parasetamol dan ibuprofen
-Obat kumur untuk meredakan ketidaknyamanan
-Obat asam lambung.
Jika sariawan sangat besar dan tak kunjung sembuh, dokter mungkin perlu melakukan operasi untuk mengatasi sariawan.
Sariawan di Tenggorok Bisa Dicegah
Untuk mencegah sariawan di tenggorokan, harus rajin menjaga kebersihan. Terutama kebersihan tangan dan mulut.
Bila merasa ada gejala sariawan pada tenggorokan, bisa melakukan sejumlah hal ini untuk mencegahnya makin parah:
-Membilas mulut dengan obat kumur setelah menyikat gigi untuk membantu menghilangkan bakteri dan membersihkan mulut
-Kurangi atau berhenti makan makanan asam seperti lemon, nanas, tomat, dan jeruk karena keasaman meningkatkan rasa sakit
-Makan lebih banyak makanan kaya vitamin B kompleks, asam folat, dan zat besi seperti pisang, mangga, yogurt rendah lemak, atau jus apel
-Berkumur dengan air hangat dan garam atau hidrogen peroksida yang diencerkan di dalam air.
-Gargel/Cairan ini bersifat antiseptik dan bisa membersihkan area mulut.
-Menggunakan sikat gigi dengan bulu lembut,
-Jangan menggunakan produk kebersihan mulut yang mengandung sodium lauryl sulfate karena bisa mengikis lapisan mulut.
Penulis : Fernando Oktareza
Sumber Foto : Kompas
