- April 14, 2021
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: Informasi
Palembang Sonora – Kondisi cuaca kota Palembang dan Sumatera Selatan pada umummnya secara umum cerah dan berawan. Namun potensi hujan dibeberapa tempat masih mungkin terjadi, hal ini karena saat ini Sumsel masih berada di musim penghujan. Shinta Andayani selaku Kepala Unit dan Prakiraan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang kepada Sonora (14/04/2021) mengatakan bahwa saat ini Sumsel sedang menuju ke musim kemarau, atau saat ini berada di musim peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau atau disebut musim pancaroba.
“ musim pancaroba berlangsung hingga bulan juni atau selama dua hingga tiga bulan. Musim kemarau ada dibulan juni,” ujarnya.
Ia menghimbau masyarakat agar mengidentikfikasi potensi bencana alam yang mungkin saja terjadi ketika berada di musim pancaroba.
“ musim pancaroba perlu mengidentifikasi, memiliki pengetahuan terhadap diwilayah kita. Setelah musim hujan masuk musim pancaroba, potensi bencana hidrometeorologi, angin kencang, putting beliung dan hujan es. Tapi hujan es di sumsel secara stastisk berada diwilayah pegunungan seperti lahat dan pagar alam. Daerah lain yang perlu mewaspadai putting beliung dan angin kencang disertao hujan yang mendadak atau tiba – tiba setelah angin,” tukasnya.
Terkait bibit siklon yang direlease BMKG beberapa waktu lalu, ia menjelaskan bahwa hal tersebut sudah menjadi siklon tropis surgei, namun posisinya berada di utara pulau Papua, samudara pasifik, sebelah timur Filiphina.
“ untuk wilayah yang terdampak di wilayah Papua, maluku dan Sulawesi. Untuk sumatera, bibit siklon tidak memiliki dampak secara langsung. Factor pengendali cuaca diwilayah Sumsel akhir – akhir ini dipengaruhi factor lingkungan sekitar seperti konvergensi, pertemuan angin, belokan, daerah pusah tekanan rendah disekitar jawa bagian barat dan suamtera bagian barat,” ucapnya.
Penulis : Jati / endah
Sumber foto : Koleksi pribadi
