- July 26, 2021
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: Informasi

Palembang Sonora – Dampak pandemic terhadap pendidikan anak sangat berpengaruh apalagi sudah satu tahun lebih pandemic berlangsung. Monalisa Sukdevadewi, M.Psi, Psikolog Pendidikan & Founder Biro Psikologi Optimal Psychology & Educational Center kepada Sonora (26/07/2021) mengatakan bahwa berbagai dampak positif dan negatif yang terjadi selama anak belajar daring di rumah. Anak yang biasa belajar di sekolah, berinteraksi dengan teman di sekolah beralih ke kegiatan belajar daring di rumah, melakukan aktivitas bersama keluarga di rumah, atau lebih banyak bermain dan berkomunikasi menggunakan handphone. Hal ini secara tidak langsung memberikan dampak positif dan negatif bagi anak ataupun orang tua. Dampak yang terjadi, Mulai dari permasalahan kesulitan belajar, minat belajar yang menurun, dan berbagai dampak penggunaan handphone yang kurang terkontrol yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis anak. Kondisi ini juga tidak hanya berpengaruh untuk anak-anak sekolah namun untuk anak-anak pra sekolah juga secara tidak langsung juga memberikan dampak terhadap tumbuh kembangnya. Selain itu, bagi orang tua kondisi ini merupakan suatu tantangan besar karena mereka harus berjuang untuk mendampingi anak belajar di rumah.
Beberapa kasus yang ditangani selama masa pandemic terkait dengan kesulitan belajar, anak-anak yang mengalami hambatan perkembangan karena kurang stimulasi dan juga berbagai permasalahan lain yang disebabkan oleh penggunaan gadget yang kurang tepat.
“ Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana caranya agar anak-anak happy selama belajar dan beraktivitas di rumah,” tukasnya
Siap tidak siap, kondisi ini harus dihadapi tinggal bagaimana kita menyesuaikan. Bagaimana agar anak tetap happy, orang tua juga happy dalam mendampingi anak belajar di rumah. Ada beberapa hal yang dapat orang tua lakukan dalam mendampingi anak di rumah selama masa pandemic.
Orang tua juga perlu memperhatikan proses belajar anak saat belajar daring. Apakah mereka dapat dengan fokus ataukah mengalami hambatan dalam mengikuti pelajar. Mungkin lingkungan belajar juga perlu di kondisikan dan menjadi perhatian orang tua supaya membuat anak lebih nyaman belajar di rumah. Orang tua juga bisa menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan pihak sekolah ketika mengalami hambatan ketika mendampingi anak belajar di rumah.
Selain itu Orang tua perlu memiliki keterampilan mengenal dan mengolah diri. Orang tua dapat lebih positif terhadap situasi yang dialami dengan lebih menerima sehingga emosi yang dirasakan lebih positif. Mungkin situasi pandemic ini merupakan momen dimana kita bisa lebih menjalin kedekatan dengan anak dan anggota keluarga. Orang tua dapat membangun komunikasi yang efektif dan lebih mengetahui kebutuhan dan kesulitan yang dihadapi anak. Beberapa anak mungkin tidak berkembang secara normal dan optimal. Hal ini penting orang tua ketahui sejak dini seperti perkembangan sensori motorik, bahasa, kognitif dll. Kemudian orang tua juga dapat membuat anak merasa terhubung dan di pahami. Pahami bahasa anak, beri kehangatan dan penerimaan. Hindari penggunaan hukuman fisik dan verbal.
Melakukan kontrol terhadap penggunaan gadget hal yang penting untuk dilakukan. Anak-anak yang terpapar gadget yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif seperti: masalah belajar, gangguan dalam pemusatan perhatian, memiliki karakter negatif dan permasalahan psikologis lain yang berdampak pada kesehatan mental. Penggunaan gadget seharusnya menjadi pengalaman yang relatif kecil bagi seorang anak dalam kesehariannya. Lakukan pembatasan waktu penggunaan dan mendampingi anak saat menggunakan handpone merupakan salah satu cara yang dapat orang tua lakukan.
Lakukan aktifitas bermain bersama dengan permainan yang bermakna. Bermain adalah salah satu cara belajar anak mengetahui tentang dunia mereka. Bermain membantu anak mempelajari strategi pemecahan masalah. kegiatan bermain juga dapat menumbuhkan imajinasi dan kreativitas anak dengan berbagai permainan. Salah satunya permainan yang dapat dilakukan adalah permainan tradisional tradisional yang mungkin saat ini sudah jarang dilakukan oleh anak-anak.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi
