Triwulan I 2021, Penyaluran Dana Desa di Sumsel Baru Mencapai 6,1 Persen

PALEMBANG SONORA – Total dana desa sebesar Rp 2,69 triliun pada tahun ini disalurkan Pemerintah Pusat ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Dari total pagu tersebut baru tersalur hanya 6,1 persen.

Menanggapi hal ini, Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Kanwil Sumsel, Taukhid mengatakan, seharusnya pada TW I dana desa yang sudah cair adalah Rp 400 miliar. Pada tahap pertama pencairan Dana desa sampai bulan Juli yakni 40 persen dari total Pagu.

“Pada triwulan I serapan dana desa masih kecil, baru 6,1 persen sebenarnya sampai bulan April bisa hampir Rp 400 miliar. Dana desa ada dua jenis pencairan Mandiri dan Reguler, mandiri ada dua tahapan pencairan 60 persen dan 40 persen. Sementara reguler 40 persen 40 persen dan 20 persen,” ungkap Taukhid, Kamis (22/04) kemarin.

Dari realisasi dana desa tersebut, ungkap Taukhid, Pemerintah menetapkan 8 persen dari total realisasi alokasi dana desa disalurkan ke warga dalam bentuk bantuan penanganan Covid-19 dan 25 persen untuk BLT.

Hal ini dalam membantu percepatan pemulihan ekonomi sejak tahun lalu Pemerintah memanfaatkan penggunaan dana desa untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 melalu Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Di Triwulan I ini dari realisasi Rp 161,87 miliar tersalur Rp 9,4 miliar untuk 448 desa, masih ada 2.000 an desa yang belum terima BLT,” katanya.

Ia mengimbau Kepala Desa agar menyelesaikan APBDes dan administrasi lainnya supaya realisasi dapat dilakukan. Jangan sampai APBDes yang sudah selesai terus diubah berkali-kali.

“Anggaran belanja desa yang sudah tersusun jangan diubah lagi. Sekarang pencairan itu cepat dari rekening negara ke rekening desa. Dalam waktu dekat kami akan mendatangi semua Kabupaten untuk bertemu dengan kepala desa dalam rangka memberi rating dari sisi penyelenggaraan Dana desa,” tutupnya.

 

Penulis : Fernando Oktareza

Sumber Foto : Koleksi Pribadi



Leave a Reply