- February 26, 2021
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: Informasi
Palembang Sonora – Dirjen Bea Cukai Sumbagsel kini telah berubah nama menjadi Dirjen Bea Cukai Sumbagtim, menurut Fadli, Humas Dirjen Bea Cukai Sumbagtim, kepada Sonora (26/02/2021), hal ini karena ada pemecahan dua fusi, yaitu pantai timur adalah sumbagtim dan pantai barat adalah sumbagsel.
Di tahun 2021 ini Dirjen Bea Cukai Sumbagtim memiliki lima program utama, antara lain : kenaikan cukai rokok illegal, ekstension cukai plastic, Gerakan gempur rokok illegal, IMEI dan barang yang hangat diperbincangkan masyarkat.
“ IMEI ada tiga pembatasan, untuk mendorong industry handphone, computer genggam dan tablet (HKT) agar lebih kondusif, mengurangi penyelundupan. Meningkatkan kepatuhan dibidang perpajakan sehingga meningkatkan tax pay. Barang penumpang ada fasilitas pembebasan 500 US$, missal membawa hp seharga 750 US$, pembebasaan 500 US$, jadi 250US$ dikalikan biaya masuk 7,5%, pajak impor. Berapa biaya yang harus dibayar, coba download aplikasi mobile bea cukai di playstore dan ios,” ujarnya.
Ia menambahkan terdapat juga barang konsumen hot, selain IMEI, yaitu : pengurangan pembebasasn FOB, yang dibebasakan 75, sekarang menjadi 3.
“ missal beli barang diluar negeri dengan harga 10, ada 3 pembebasan, maka yang jadi patokan ada 7, sementara beli 3 tidak dikenakan, kenapa ? karena untuk melindungi industry dalam negeri. Harus sama yang dibeli diluar dan di dalam negeri, untuk asas keadilan,” ungkapnya.
Ia mengatakan sesuai jargon Dirjen Bea Cukai, yaitu : pahami aturannya, ikuti prosedurnya dan nikmati kemudahannya.
Penulis : Jati
Sumber foto : google
