Jelang PSBB, Walikota Diharapkan Duduk Bersama Organisasi Pedagang dan UMKM

PALEMBANG SONORA – Gubernur Sumsel H. Herman Deru meminta kepala daerah di dua kota yang akan melakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk melakukan rapat pembahasan bersama induk organisasi pedagang dan usaha mikro kecil dan menengah (umkm).

Hal itu diungkapkannya, untuk menjawab pertanyaan wartawan terkait dampak penerapan PSBB terhadap aktivitas jual beli di pasar, khususnya bagi pedagang dan umkm.

Menurut Herman Deru, dengan duduk bersama, penolakan terhadap penerapan PSBB akan semakin kecil. Tapi, protokol pencegahan covid-19, harus menjadi muatan penting dalam aturan tersebut.

Herman Deru juga menyoroti soal Kota Prabumulih. Sebagai kota transit, ada 7 kabupaten/kota yang melakukan aktivitas berbelanja di Prabumulih.

“Ini, butuh kerja ekstra keras. Seperti yang saya sampaikan tadi, tegas dan humanis,” ujar Herman Deru, saat menggelar konferensi pers terkait disetujuinya usulan PSBB oleh Menkes RI.

TNI dan Polri, lanjut Herman Deru, diharapkan untuk memanfaatkan batalyon-batalyon di daerah, dalam rangka mencukupi kekurangan personel.

Menurut Herman Deru, Kota Prabumulih memiliki banyak sekali pintu gerbang sebagai akses masuk daerah tersebut.

“Jadi, bukan dilihat Bayung Lencir dengan OKI OKU saja. Tapi, pintu-pintu tikusnya ini, baik pelabuhan resmi, maupun yang di pelabuhan tidak resmi,” pungkasnya.

 

Penulis : Bovend

Sumber Foto : Google.com



Leave a Reply