- August 3, 2024
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: Informasi
Palembang Sonora – Kapolda Sumsel, Irjen A Rachmad Wibowo, melepas 170 personel dari Brimob, Sabhara, dan Polair pada Jumat (2/8/2024) untuk bertugas di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi Sumatera Selatan. Personel ini akan dikerahkan di kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin.
Tim ini merupakan bagian dari 200 personel yang telah menjalani pelatihan penanggulangan karhutla dari Manggala Agni pada minggu sebelumnya. Mereka dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan pemadam kebakaran, dan akan bertugas selama 15 hari ke depan.
Kapolda Irjen A Rachmad Wibowo menjelaskan bahwa tugas mereka tidak ringan, meskipun sudah ada hujan tipis. Ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi kebakaran yang masih mungkin terjadi karena kenaikan indeks standar pencemaran udara. Setiap malam, command center melaporkan kenaikan indeks pencemaran udara, terutama karena aktivitas pembakaran lahan oleh masyarakat pada malam hari.
Irjen Wibowo mengingatkan personel untuk bertanggung jawab dalam tugas mereka, termasuk melakukan patroli dan berinteraksi dengan masyarakat setempat. Mereka diminta mengenali karakter daerah dan tokoh masyarakat untuk memastikan tugas berjalan lancar dan aman.
Kepala Biro Operasi (Karo Ops), Kombes M Anis Prasetyo, menjelaskan bahwa 170 personel ini akan ditempatkan di 17 lokasi rawan karhutla. Di Ogan Ilir, mereka akan berada di Pemulutan dan Indralaya. Di Ogan Komering Ilir, personel akan ditempatkan di Jejawi, Kayu Agung, Pedamaran, Tulung Selapan, Pampangan, dan Cengal. Di Banyuasin, lokasi penugasan termasuk Pangkalan Balai, Lubuk Karet Betung, Pulau Rimau, Keluang, Tanjung Lago, Sako Rambutan, Air Kumbang, dan Bayung Lencir. Sedangkan di Musi Banyuasin, mereka akan bertugas di Tapak Rimau dan Sanga Desa.
Selain peralatan pemadam kebakaran, personel juga dilengkapi dengan kebutuhan logistik selama penugasan.
