Kesiapan Tol Indralaya-Prabumulih Menghadapi Arus Mudik Nataru 2024

Sonora Palembang – Ruas Tol Indralaya-Prabumulih di Sumatra Selatan (Sumsel) menjadi salah satu jalur yang paling diantisipasi dalam menghadapi potensi kemacetan saat musim mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru). Informasi ini disampaikan oleh Syamsul Rijal, Branch Manager Ruas Tol Indralaya-Prabumulih, melalui wawancara via telepon yang disiarkan oleh Radio Sonora Palembang 102.6 FM pada Selasa (24/12/2024).

Syamsul Rijal menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran lalu lintas di tol tersebut selama periode Nataru.

“Kami mengupayakan agar tidak terjadi kemacetan parah, terutama di gerbang-gerbang tol. Kami selalu memastikan kelancaran antrean dan secara rutin memantau situasi untuk mendeteksi potensi antrean sedini mungkin,” ujar Syamsul Rijal dalam wawancara.

Syamsul juga memprediksi lonjakan volume lalu lintas (lalin) di dua ruas utama selama periode puncak mudik dan arus balik.

“Untuk masa Nataru, kami memprediksi periode 18 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025 akan mengalami peningkatan lalin. Ruas Palembang-Indralaya (Palindra) diperkirakan dilintasi oleh 169 ribu kendaraan, sedangkan untuk ruas lainnya selama Nataru mencapai sekitar 76 ribu kendaraan,” tuturnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihak tol telah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengurangi dampak lonjakan kendaraan, termasuk penggunaan mobile reader.

“Kami selalu mempersiapkan mobile reader, menambah stok kartu e-toll, serta menempatkan personel yang siap siaga di gerbang-gerbang tol yang padat. Selain itu, kami dibantu oleh rekan-rekan PJR yang akan berjaga di lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan,” tegas Syamsul Rijal.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan posko layanan yang telah disediakan di rest area untuk menyampaikan keluhan atau kebutuhan selama perjalanan.

“Kami telah menyiapkan posko di rest area Km 56 Ambon. Selama rest area beroperasi, kami sudah tiga kali menyediakan posko, baik untuk giat Nataru maupun arus mudik. Rekan-rekan dari berbagai instansi terkait akan standby di sana untuk melayani dan menerima aduan dari masyarakat,” tutup Syamsul Rijal.



Leave a Reply