- September 21, 2020
- Posted by: Jati Sasongko
- Category: Informasi
PALEMBANG SONORA – Menjadi seorang HRD ( Human Resources Department) tidak harus memiliki latar belakang pendidikan psikologi atau hukum, Ketua Forum HRD Sumsel M. Kasidi, S.E, S.Si dalam acara Bincang Komunitas (18/09/2020) mengatakan bahwa yang terpenting adalah memiliki passion, minat dan bakat.
“ tidak harus dari hukum dan psikolog, dikomunitas ini jadi sarana teman – teman untuk belajar, mencari ilmu dan bertanya, teman – teman banyak yang basicnya dari sipil, ekonomi, kimia, mereka tidak punya basic, tapi dengan komunitas ini, bisa membantu permasalahan teman teman,” ujarnya.
Ia menambahkan selain minat dan bakat untuk menjadi seorang HRD yang handal diperlukan 3 hal lain yaitu : passion, kemauan dan konsisten.
“ perlunya kokodifo, yaitu komitmen. HRD harus terus belajar, konsisten belajar, dan fokus, bila itu dilakukan semua akan baik,” imbuhnya.
Ia mengatakan komuinitas ini dibentuk salah satu misinya adalah memberikan solusi kepada HRD yang ingin belajar, serta tempat berbagi ilmu.
“ silahkan bagi para HRD yang ingin bergabung, ingin berbagi ilmu atau mengalami kesulitan dilapangan, bisa bergabung dengan komunitas ini,” ujarnya.
Komunitas ini terbentuk, beraawal dari berkumpulnya para HRD yang memiliki visi dan misi yang sama, terbentuk tanggal 7 September 2019, beranggotakan 354 orang, yang terdiri dari anggota tetap dan tidak tetap. Tiap anggota tetap membayar iuran wajib yang nantinya digunakan untuk kegiatan social maupun untuk mengadakan seminar. Anggotanya terdiri dari HRD hotel, rumah sakit perusahaan, manufaktur dan perkebunan.
“ HRD tidak hanya mengurusi masalah gaji karyawan, rekrutmen, BPJS, atau mengeluarkan SP, bidang HRD luas bisa berhubungan dengan kontraktor, vendor, negoisasi, marketing. Multitasiking menjadi seorang HRD,” ujarnya.
Penulis : Jati Sasongko
Sumber foto : koleksi pribadi
