Pengamat : Pidato Presiden Untuk Membangkitkan Optimisme di Tengah Pandemi

PALEMBANG SONORA – Menanggapi pidato kenegaraan Presiden Jokowi (14/8/2020) dalam rangka HUT RI ke- 75, pengamat kebijakan public dari Unsri DR. Andries Lionardo, S.IP, M.Si kepada Sonora (15/08/2020) mengatakan bahwa  yang  paling utama adalah sebagai  bentuk optimisme bangsa indonesia dalam rangka membangun kembali Indonesia yang terpuruk akibat pandemic covid -19.

“ presiden menyampaikan pesan agar kita harus bangkit menjadi negara yang lebih baik dari Negara lain. Moment pandemic menjadi moment untuk memperbaiki system yang sudah ada menjadi yang lebih baik terutama perbaikan ekonomi dan kesehatan serta administrasi agar tidak berbelit-belit, pelayanan public yang berbasis hasil bukan proses,” ujarnya.

Ia menambahkan sejauh ini pemerintah sudah membuat kebijakan public yang strategis untuk mengatasi krisis kesehatan di era covid19.

“ missal kebijakan politik anggaran baik APBN maupun APBD terkait kesehatan, juga jaminan social berupa bantuan social. Instruksi – instruksi juga sudah significant untuk memutus mata rantai, hanya saja masih banyak persoalan di lapangan,” imbuhnya.

Ia mengatakan pemuda – pemudi Indonesia juga tidak kalah dengan Negara lain, yang perlu ditingkatakan adalah jiwa nasionalisme dan menghindari konflik internal, harus solid sesuai dengan nilai nilai pancasila. Bangsa  kita sudah teruji dengan dasar Negara pancasila, hanya saja di era globalisasi dan digitalisasi dihadapkan tantangan dan ujian.

“ jangan diambil serius missal dikriminatif, jangan terprovokasi dengan tantangan mesia social,” ujarnya.

Ia berharap bangsa Indonesia bersama-sama mensyukuri HUT ke 75 dan bersama sama membangun Indonesia yang maju dan optimis menjadi Negara yang besar dan kuat. Pemerintah dapat menerapakan kebijakaan yang unggul dan strategis berbasis kesejahteraan masyarakat dengan ideology dan falsafah pancasila sehingga bisa menjadi Negara yang besar dan maju.

 

Penulis : Jati sasongko

Sumber foto : google



Leave a Reply