Pentingkah Pendidikan Enterpreneur Diajarkan Disekolah ?

SONORA PALEMBANG – Johanes Agus Taruna, Tokoh dan Praktisi Pendidikan Sumsel dalam acara Smart Talk (12/11/2020) mengatakan bahwa kebanyakan orang menyamakan enterpreneur dengan pengusaha, padahal keduanya memiliki perbedaan.

” kalau pengusaha menggunakan ide – ide yang sudah ada, tapi enterpreneur menciptakan ide – ide baru, ide itu menjadi produk atau jasa yang siap jual, seorang enterpreneur adalah seorang creator bukan follower,” ujarnya.

ia menambahkan bahwa yang diajarkan kepada anak anak adalah enterprerior, yaitu sifat – sifat yang dimiliki seorang enterpreneur.

” disekolah diajarkan kemandirian, tanggung jawab, belajar menghargai orang lain, budaya antri, siap menang dan siap kalah, mereka juga diajarkan menjadi problem solver melalui project project, bukan PR, melainkan eksperimen eksperimen, hal ini akan membuat mereka menjadi problem solver, terlatih menyelesaikan project dengan tuntas dan tidak gampang menyerah,” imbuhnya.

ia mengatakan bahwa perlu adanya kombinasi antara orang tua dan sekolah agar anak memiliki jiwa enterprerior.

” lingkungan akan membentuk anak, kedepan tuntutan seorang untuk menjadi enterpreneur akan semakin tinggi, hari ini banyak perusahaan perusahaan yang kolaps dan melakukan efisiensi, termasuk merumahkan karyawannya, mau tak mau yang dibutuhkan adalah pekerjaan lain, bila mereka terlatih enterpreneur, menciptakan ide – ide baru menjadi produk atau jasa yang siap dijual,” ujarnya.

Kedepan semakin banyak tuntutan untuk menjadi enterpreneur, kehadiran lapangan pekerjaan semakin sedikit, orang dipaksa menjadi enterpreneur dan kesempatan semakin luas, karena saat ini orang bisa berjualan tanpa perlu modal yang besar, bahkan yang bekerja pun bisa nyambi menjadi enterpreneur.

 

penulis : Jati

sumber foto : koleksi pribadi

 

 



Leave a Reply