- June 5, 2025
- Posted by: Bayu Prabowo
- Category: Artikel, ekonomi & bisnis, Informasi
Palembang, 4 Juni 2025 – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan solusi ramah lingkungan melalui program pengelolaan limbah berkelanjutan di Kelurahan Talang Betutu, Palembang.
Bekerja sama dengan mitra binaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Pasta 30, program ini mengolah limbah organik seperti sisa makanan cepat saji, ampas gorengan, dan limbah berminyak menjadi produk bernilai ekonomis, yakni pakan ternak dan bahan baku biosolar.
Solusi Limbah Sekaligus Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial
Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan dampak sosial-ekonomi signifikan bagi masyarakat. Delapan anggota UMKM Pasta 30 kini mampu meraih penghasilan tambahan hingga Rp3,5 juta per bulan.
Menariknya, program ini juga melibatkan dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) binaan Yayasan Bagus Mandiri Insani sebagai bagian dari proses rehabilitasi sosial. Keterlibatan mereka dalam kegiatan produktif ini terbukti membantu mempercepat pemulihan dan integrasi sosial.
Dukungan Pemerintah Kota: Sinergi Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Sebagai bentuk apresiasi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang yang dipimpin Kepala Dinas Herly Kurniawan melakukan kunjungan kerja ke lokasi UMKM Pasta 30. Kunjungan tersebut menandai langkah sinergis antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan ekonomi sirkular.
Dalam kunjungan tersebut, dilakukan dialog intensif terkait alur proses pengolahan limbah hingga distribusi produk. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga berencana melakukan uji laboratorium terhadap pakan ternak yang dihasilkan untuk memastikan kandungan gizi dan kualitasnya.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Pertamina AFT SMB II dalam mendorong pengelolaan limbah yang tidak hanya berkontribusi pada ekonomi lokal, tetapi juga membawa manfaat sosial luas. Ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan Kota Palembang,” ujar Herly Kurniawan.
Dukung Pencapaian SDGs dan Wujudkan Ekonomi Hijau
Tjahyo Nikho Indrawan, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menegaskan, program ini menjadi bagian dari upaya nyata mengurangi limbah sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dan sosial secara inklusif.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya menyelesaikan permasalahan limbah, tetapi juga memperkuat sistem pengolahan yang berkelanjutan dan berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab serta Tujuan 17 mengenai Kemitraan untuk Tujuan Pembangunan,” tutup Nikho.
