- May 18, 2020
- Posted by: Bayu Prabowo
- Category: Berita, Berita Lokal, Informasi, lainnya
PALEMBANG, SONORA – Tim Satuan Tugas Ramadhan – Idul Fitri – Covid 19 (Satgas Rafico) tahun 2020 yang telah bekerja sejak 8 April hingga 8 Juni mendatang tetap mengedepankan standar protokol kesehatan dalam menjalankan tugasnya dalam masa pandemic covid 19.
Region Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf, Minggu 17 Mei 2020 mengatakan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung dan Lampung dalam keadaan aman. Seluruh agen peyalur tetap disiagakan agar dapat terus melayani kebutuhan masyarakat. Selain itu, Pertamina Delivery Service (PDS) hadir guna memudahkan masyarakat untuk mendapatkan BBM dan LPG dengan tetap di rumah saja melalui Pertamina Call Center 135 atau whatsapp ke 08111350135,
Sementara itu di tengah kondisi pandemi Covid-19 telah terjadi perubahan pola konsumsi di masyarakat dan tingkat konsumsi BBM serta LPG mengalami penurunan yang signifikan. Seperti : produk Gasoline (Perta series), rata-rata konsumsi dari bulan April hingga Mei 2020 jika dibanding kondisi normal, produk-produk ini mengalami penurunan di wilayah Sumbagsel sebesar 22,6% dengan penurunan tertinggi terjadi di Sumatera Selatan. Untuk produk-produk Gasoil (Dex series) penurunan konsumsi pada bulan yang sama mencapai 13,2% dengan penururan konsumsi tertinggi terjadi di wilayah Bangka Belitung.
Khusus Sumatera Selatan keadaannya tidak jauh berbeda BBM, baik produk Gasoline dan Gasoil mengalami penurunan. Rata-rata konsumsi produk gasoline di Bulan April dan Mei dibandingkan kondisi normal di Sumatera Selatan mengalami penurunan hingga 24,1%, sedangkan gasoil turun12,7%.
Sedangkan terjadi perubahan pola konsumsi LPG PSO di masyarakat yang meningkat mencapai 4.1% terhadap konsumsi normal, LPG Non PSO rumah tangga naik 1,8%, namun konsumsi LPG Non PSO Non rumah tangga turun drastis hingga 40.6%. Tren yang sama juga terjadi terhadap LPG, untuk LPG PSO 3 Kg meningkat sekitar 3,9% dan LPG NPSO rumah tangga juga meningkat sekitar 3,8%. Sedangkan untuk LPG NPSO non rumah tangga turun mencapai 48,6%.
