Palembang Sonora – Tahun 2024, Sumatera Selatan akan menghadapi dua agenda penting yang menjadi perhatian pemerintah dan aparat kepolisian, yaitu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pilkada serentak untuk pemilihan gubernur, bupati, dan walikota.
Untuk mengantisipasi potensi permasalahan, Polda Sumsel mengadakan pelatihan pengawalan VIP untuk calon gubernur dan wakil gubernur dalam rangka Operasi Praja Musi 2024, serta pelatihan penanganan karhutla. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, mulai 24 hingga 26 Juli 2024, dengan ratusan personil Polri, TNI, dan instansi terkait yang berpartisipasi. Acara penutupan diadakan pada Sabtu pagi, 27 Juli 2024, oleh Wakapolda Sumsel Brigjen M. Zulkarnain di Jakabaring Sport City, Palembang.
Wakapolda Sumsel Brigjen Zulkarnain menekankan pentingnya pengamanan VIP yang diterapkan kepada personel untuk menjamin keamanan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. “Kami mengecek kemampuan personel, kesiapan anggota, peralatan, dan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan mereka siap melakukan pengawalan,” kata alumni Akpol 94 ini.
Selain itu, Zulkarnain menyatakan bahwa pihaknya bersama instansi terkait berupaya melatih anggota dalam penanggulangan karhutla. “Wilayah kami sangat luas, terutama lahan gambut. Kami akan berusaha memadamkan api secepat mungkin jika terjadi kebakaran,” tegasnya.
Lebih lanjut, Zulkarnain menjelaskan pentingnya pelatihan ini agar anggota familiar dengan peralatan yang ada. “Anggota Manggala telah melatih personel Polri dan TNI sehingga mereka dapat menggunakan peralatan ini dengan baik di lapangan,” ungkapnya.
Pelatihan ini juga bertujuan mempersiapkan personel untuk menghadapi dua agenda penting pada tahun 2024, memastikan tugas dan peran mereka dilaksanakan dengan profesional. “Ini adalah upaya antisipatif kami untuk memastikan dua agenda penting tersebut berjalan aman, lancar, dan sukses,” tambahnya.
Penutupan pelatihan juga diisi dengan simulasi pengamanan dan pengawalan VIP untuk calon gubernur dan wakil gubernur serta penanganan karhutla. Simulasi ini menampilkan cara menangani pengawalan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Di tempat yang sama, Kabag Binkar Ro SDM Polda Sumsel AKBP Dili Yanto SIK, MH, mengapresiasi pelatihan yang telah digelar. “Alhamdulillah, pelatihan penanggulangan karhutla yang digelar selama tiga hari ini sangat bermanfaat dalam upaya Polda Sumsel menghadapi dan menanggulangi kebakaran lahan hutan dan perkebunan di wilayah Sumatera Selatan,” ucap mantan Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI).