TIKI MEMBUKA KESEMPATAN BERBISNIS KURIR

PALEMBANG SONORA – Industri jasa kurir merupakan industri yang akan terus bertumbuh selama roda ekonomi berputar dan konsumsi masyarakat terus berjalan karena jasa pengiriman dan distribusi barang akan selalu dibutuhkan. Pertumbuhan sektor kurir & logistik mencapai 14,7% pada 2017. Frost & Sullivan, memperkirakan industri logistik Indonesia akan tumbuh 15,4% dengan nilai Rp.4396 triliun pada tahun 2020 dimana peningkatan konsumsi masyarakat, dan pertumbuhan bisnis e-commerce menjadi salah satu pendorong perkembangan industri kurir.

Yulina Hastuti, President Director TIKI mengatakan bahwa PT. Citra Van Titipan Kilat (“TIKI”), perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia, mengajak para pemilik modal dan pengusaha Indonesia untuk memaksimalkan peluang di bisnis kurir dengan bermitra dengan perusahaan jasa kurir yang terbaik di industrinya.

“ TIKI membuka kesempatan untuk lebih mengenal peluang di bisnis kurir dan tips mencari mitra bisnis yang mumpuni di bisnis kurir, “ ujarnya.

Ia menambahkan TIKI sebagai salah satu perusahaan pengiriman terpercaya di Indonesia dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia, TIKI mengajak para mitra waralabanya bertumbuh bersama dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tiap daerah.

“ TIKI telah membangun ekosistem kemitraan dengan sistem kerja yang profesional, pembagian keuntungan yang transparan dengan biaya investasi yang ringan,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa untuk dapat menangkap peluang besar di industri kurir, maka pemilik modal atau pengusaha harus mencari tahu beberapa hal penting khususnya yang terkait  perusahaan yang akan dijadikan mitra waralaba.

“ Reputasi dan rekam jejak perusahaan di bisnis kurir. Industri kurir merupakan industri jasa berbasis kepercayaan mengingat pelanggan menitipkan barangnya untuk dikirimkan. Oleh karena itu pastikan Anda bermitra dengan perusahaan jasa kurir yang memiliki reputasi dan rekam jejak yang mumpuni agar Anda dapat mudah mempromosikan usaha Anda kepada keluarga, teman dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengusaha tersebut harus memastikan perusahaan jasa kurir yang menjadi mitra bisnis memiliki aset jaringan distribusi yang kuat dan luas hingga ke pelosok nusantara, yang dibangun sendiri atau bukan menggunakan jaringan distribusi dari perusahaan jasa kurir lain. Selain itu mereka juga harus mencari tahu bagaimana perusahaan kurir tersebut dikelola, visi & misi perusahaan dan apakah perusahaan tersebut terus berinovasi mengikuti perkembangan kebutuhan pelanggan di era digital. Sistem waralaba yang jelas dan transparan. Pengusaha juga harus mencari tahu sedetil-detilnya mengenai persyaratan menjadi mitra waralaba, jenis-jenis mitra waralaba yang ditawrkan, nilai investasi, sistem pembagian komisi dan besaran komisi yang diterima, Mereka juga perlu mengetahui program pengembangan mitra waralaba, program ini sangat penting agar sebagai mitra waralaba memahami seluk beluk bisnis di jasa kurir dan menjadi mitra bisnis yang saling membangun. Bukan hanya sekedar pemilik modal yang menanamkan modalnya tanpa mempunyai pengetahuan mengenai bisnis.

“ Di TIKI, tiap mitra waralaba akan memperoleh pembekalan dan pelatihan secara regular mengenai bisnis, produk & layanan serta proses operasional TIKI. Perusahaan juga rutin mengadakan temu mitra waralaba untuk memberikan informasi terbaru terkait perusahaan dan berdiskusi dengan para mitra terkait kinerja bisnis mitra dan cara meningkatkan pendapatan bisnisnya,” tutur Yuli.

 

Penulis : Jati Sasongko

Sumber Foto : TIKI



Leave a Reply