TIKI PERKUAT LAYANAN DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI DIGITAL

PALEMBANG SONORA – Arie de Geus dalam bukunya The Living Company (1997) mengibaratkan perusahaan tak ubahnya seperti sosok makhluk hidup, alias The Living Organism. Perusahaan pun dilahirkan, menjadi besar, bisa sakit, dan menjadi tua. Panjang dan pendeknya umur perusahaan bergantung kepada kemampuan beradaptasi dan mengikuti perkembangan zaman. Berubah atau Mati !.

PT Citra Van Titipan Kilat (“TIKI”), perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia, kembali mempertegas komitmennya untuk menjadi salah satu pemimpin di industri jasa kurir ekspress Indonesia yang terdepan dalam jaringan distribusi dan inovasi layanan mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen dari zaman ke zaman dengan “TIKI Go Digital”.

Yulina Hastuti, President Director TIKI mengatakan bahwa TIKI telah banyak melakukan pembenahan internal untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi di era digital.

“TIKI mengadakan riset pasar mengenai apa saja yang dikehendaki pelanggan terhadap jasa kurir di era teknologi digital dan terhadap empat (4) prioritas utama pelanggan yaitu aspek Kompetitif (Harga Kompetitif dan terjangkau), Cepat (kiriman diterima tepat waktu dan dalam kondisi baik), Jemput (memperbanyak pilihan drop off untuk konsumen termasuk layanan barang dijemput di lokasi konsumen tanpa minimum jumlah barang dan tidak dikenakan biaya), Status Update (sistem pelacakan kiriman yang real-time sehingga konsumen bisa mengetahui keberadaan barangnya),” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa untuk menjawab tuntutan pelanggan ini, TIKI melakukan strategi TIKI Go Digital dengan menyediakan produk dan layanan yang berbasis teknologi yang bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi konsumen dengan memperbanyak kanal bagi konsumen untuk melakukan pengiriman tanpa perlu terkendala waktu.

Ia juga mengatakan berbagai produk dan layanan berbasis teknologi yang menjadi unggulan TIKI antara lain layanan JEMPOL (Jemput Online) yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan dimanapun dan kurir TIKI akan datang menjemput barang kiriman di lokasi yang ditetapkan pelanggan tanpa dikenakan biaya tambahan; aplikasi TIKI dimana konsumen dapat mengetahui besaran biaya kiriman, mengetahui kode pos, melakukan pemesanan dan melakukan pelacakan secara real time status barang kiriman dalam satu aplikasi; TIKI Online Booking (TOB) memungkinkan pelanggan melakukan pemesanaan melalui website; dan SMS Notification dimana TIKI secara proaktif mengirimkan notifikasi secara otomatis terkait status kiriman kepada pengirim dan penerima. E-Signature dimana pelanggan dapat mengetahui siapa penerima barang dan kapan barang diterima yang diakses secara online dan real time.

TIKI juga memiliki smart control tower yang dapat menganalisa data operasional secara real-time untuk membantu manajemen melakukan pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran. Dengan smart control tower memungkinkan TIKI mengetahui jumlah paket terkirim, terlambat atau tidak terkirim tiap harinya dari seluruh cabang, produktivitas tiap individu kurir dalam mengirim paket dan pemetaan kinerja gerai.

“Kehadiran TIKI selama 50 tahun ini merupakan bukti nyata bagaimana TIKI selalu berkomitmen untuk bertransformasi mengikuti perkembangan kebutuhan pelanggan di tiap eranya dengan berpegang pada tiga (3) area yaitu operational excellences (kualitas pelayanan terbaik dengan kapabilitas operasional yang mumpuni), customer intimacy (selalu mengutamakan kebutuhan dan kepentingan konsumen) dan product leadership (inovasi layanan). Ke depannya, kami berharap dapat terus menjadi jasa kurir pilihan masyarakat Indonesia,” tutup Titi.

Penulis : Jati Sasongko

Sumber Foto : TIKI



Leave a Reply